Menelusuri Jejak Sejarah Islam di Kota Xi'an Tiongkok

15 March 2026 14:00

Xi'an: Xi'an merupakan ibu kota Provinsi Shaanxi, Tiongkok, yang pada masa Dinasti Tang dikenal sebagai Chang’an. Kota ini menjadi salah satu pusat awal perkembangan Islam di Tiongkok yang disebarkan oleh pedagang Arab. Hingga kini jejaknya masih terlihat dari berbagai arsitektur dan bangunan bersejarah yang berdiri di kota tersebut.  

Xi'an dihuni oleh lebih dari lima juta penduduk, dengan sekitar 80 ribu di antaranya merupakan Muslim. Pada masa lampau, kota ini dikenal sebagai kota militer penting sekaligus jalur yang dilalui Jalur Sutra, sehingga menjadi tempat pertemuan berbagai budaya dari Asia Tengah dan Asia Timur.

Peninggalan sejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh adalah Tembok Kota Xi'an atau Xi'an City Wall. Tembok ini dahulu digunakan sebagai benteng pertahanan dari para musuh dan menjadikannya sebagai salah satu sistem pertahanan militer terbesar di dunia.
 

Baca Juga: Gong Xi Fa Cai dari Bintan

Di Xi'an juga terdapat Bell Tower dan Drum Tower, dua menara bersejarah ini dahulu berfungsi sebagai penunjuk waktu resmi serta pusat pengaturan aktivitas kota. Selain itu, kedua menara tersebut juga digunakan sebagai alarm darurat.

Salah satu tempat ibadah bersejarah di Xi'an adalah Masjid Raya Xi'an. Masjid ini memiliki arsitektur yang sekilas menyerupai kelenteng, namun difungsikan sebagai tempat ibadah umat Islam dengan sentuhan ornamen khas Tiongkok yang dipadukan dengan kaligrafi Arab.

Masjid Raya Xi'an merupakan salah satu masjid tertua dan terbesar di Xi'an, Tiongkok. Masjid ini tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi daya tarik wisata karena arsitekturnya yang memadukan gaya khas Tiongkok dengan nuansa Islami.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)