Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan jaminan bahwa proses pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon akan dilakukan secepat mungkin. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Panglima saat mengunjungi kediaman keluarga Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, Rabu 1 April 2026.
Kunjungan ini merupakan bentuk belasungkawa mendalam sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan. Panglima memastikan bahwa seluruh jajaran TNI bekerja keras untuk membawa pulang para pahlawan perdamaian tersebut ke tanah air.
Jenderal Agus menjelaskan bahwa saat ini koordinasi intensif terus dilakukan untuk mengurus segala keperluan administratif dan teknis pemulangan. Guna memastikan proses ini berjalan lancar, pimpinan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) akan diterjunkan langsung ke lokasi konflik.
"Akan segera kita urus pemulangan ke Indonesia. Sedang diurus oleh Komandan PMPP dan Komandan PMPP akan segera berangkat ke sana," tegas Jenderal Agus Subiyanto.
Penghormatan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari negara, para prajurit yang gugur dalam serangan di Lebanon Selatan tersebut akan diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Selain itu, Panglima memastikan seluruh hak keuangan dan kesejahteraan keluarga ahli waris akan segera dicairkan, termasuk santunan asuransi Asabri, beasiswa pendidikan anak, hingga pemberian gaji penuh selama dua belas bulan.
"Semuanya akan kita KPLB-kan (Kenaikan Pangkat Luar Biasa)," ucap Panglima TNI.