23 July 2023 18:59
Tidak sesuai harapan adalah evaluasi ketua umum Partai NasDem Surya Paloh terhadap gagasan revolusi mental. Kritik membangun Surya Paloh ini disampaikan langsung kepada ratusan ribu kader Partai NasDem yang menghadiri Apel Siaga Perubahan akhir pekan lalu.
Gagasan Revolusi Mental sesungguhnya menjadi titik temu Joko Widodo dan Partai NasDem. Merasa satu visi dan misi, Partai NasDem pun dua kali mendukung pencapresan Joko Widodo.
Adalah Presiden Soekarno, yang konon pertama kali melempar gagasan Revolusi Mental dalam pidato peringatan Hari Kemerdekaan di 1956. Oleh Joko Widodo gagasan Revolusi Mental dijadikan pondasi kampanye Pilpres.
Setelah terpilih menjadi presiden, Joko Widodo mengadopsi gagasan Revolusi Mental sebagai cetak biru pemerintahan. Pada Desember 2016, Joko Widodo membuat Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Ada lima sektor yang jadi sasaran, yakni Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri dan Indonesia Bersatu.
Namun 10 tahun Joko Widodo berkuasa, Revolusi Mental dinilai minim hasilnya. Pemerintahan Joko Widodo disebut lebih mementingkan program yang hasilnya kasat mata. Padahal membangun bangsa semestinya bersifat paripurna, tidak hanya menggenjot pembangunan fisik semata.
Kritik tajam Surya Paloh ternyata tidak dianggap Presiden Joko Widodo sebagai serangan politik. Awal pekan ini, Presiden mengundang Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ke Istana Negara.
Surya mengatakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo berlangsung penuh rasa kekeluargaan.
Sekjen Partai NasDem, Hermawan Taslim menjelaskan pertemuan Surya Paloh dan Joko Widodo menunjukkan kedewasaan politik. Hermawan menegaskan komitmen dukungan Partai NasDem kepada Pemerintahan Joko Widodo hingga akhir masa jabatan.
Relasi Surya Paloh dan Joko Widodo belakangan kerap disebut renggang karena berbeda pandangan soal Pilpres 2024. Pertemuan keduanya di Istana dinilai sebagai momentum yang dapat mencairkan hubungan.
Pertemuan Surya Paloh dan Joko Widodo digelar usai pelantikan Menkominfo baru yang menggantikan kader NasDem Johnny G Plate. Surya mengatakan tidak keberatan jatah menteri Partai NasDem berkurang, karena lebih mengutamakan output yaitu keberhasilan pemerintahan yang diusung.
Sikap legowo Surya Palo mendapat apresiasi analis politik, Ahmad Khoirul Umam. Umam juga menilai pertemuan Surya Paloh dan Joko Widodo sebagai sinyal positif menjelang Pilpres 2024.