Hari Terakhir PJJ, Sekolah di Tangerang Tunggu Arahan dari Dinas Pendidikan

11 September 2026 15:36

Tangerang: Masa perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa di Kota Tangerang akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari terakhir. Meskipun demikian, pihak sekolah mengaku belum menerima instruksi susulan dari Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada hari Senin mendatang. 

Pihak sekolah masih terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menentukan apakah pembelajaran sudah bisa beralih kembali ke tatap muka atau masih berlanjut secara daring

"Untuk saat ini belum, belum ada ya. Apakah masih PJJ atau normal kembali, belum," ujar Wakasek Kurikulum SMAN 7 Kota Tangsel, Yantuti, dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat 11 September 2026. 

Diketahui, Pemerintah Kota Tangerang memperpanjang pelaksanaan PJJ bagi peserta didik hingga Jumat, 11 September 2026. Hal ini dilakukan setelah Pemkot Tangerang menindaklanjuti arahan Pemerintah Provinsi Banten. Sebelumnya, kegiatan belajar dari rumah telah diberlakukan sejak Senin, 7 September 2026, selama tiga hari.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan keputusan memperpanjang PJJ tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan kegiatan pembelajaran. Menurutnya, perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama pemerintah.


"Karena kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini. Bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan, dengan menjaga kesehatan masing-masing," ujar Sachrudin, Rabu, 9 September 2026.

Seluruh proses belajar mengajar untuk tingkat TK, PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, masih dilaksanakan secara daring guna mengutamakan keselamatan dan kesehatan para peserta didik. 

Selama masa perpanjangan PJJ, pihak sekolah mengoptimalkan aplikasi digital seperti Google Classroom dan Zoom untuk memantau kehadiran serta aktivitas belajar siswa. Selain itu, kepala sekolah dan jajaran guru melakukan supervisi ketat secara berkala agar penyampaian materi pembelajaran tetap berjalan optimal meskipun dari rumah.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X