Menahan Diri dalam Balutan Ihram

12 May 2026 20:39

Rombongan calon jemaah haji khusus dilaporkan telah tiba di Kota Suci Makkah pada Selasa (12/5/2026) subuh waktu Arab Saudi. Kedatangan ini menandai dimulainya fase krusial ibadah, di mana para jemaah kini telah berada dalam keadaan ihram dan bersiap melaksanakan rangkaian ibadah umrah sebagai bagian dari metode Haji Tamattu’.

Jurnalis Metro TV, Bayu Prayudanto, melaporkan langsung dari Makkah bahwa para jemaah saat ini tengah fokus menjaga larangan-larangan ihram sembari memulihkan kondisi fisik sebelum menuju Masjidil Haram.

Disiplin Ihram: Menjaga Kesucian Diri

Sejak memasuki Miqat, balutan kain putih tak berjahit menjadi identitas utama jemaah laki-laki, sementara jemaah perempuan mengenakan pakaian yang menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Namun, pakaian ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan pengingat akan batasan-batasan spiritual yang ketat.

"Kami diingatkan untuk menghindari beberapa larangan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, seperti menggunakan wangi-wangian, mencukur rambut, hingga larangan membunuh hewan. Hal yang paling ditekankan adalah menjaga lisan seperti tidak boleh berkata kasar, mencaci maki, apalagi bertengkar," lapor Bayu Prayudanto dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Selasa 12 Mei 2026.
 


Strategi Menghadapi Cuaca Ekstrem

Tantangan utama yang dihadapi jemaah saat ini adalah cuaca panas yang menyengat. Pada pukul 11.00 waktu setempat, suhu udara di Makkah terpantau mencapai 38°C. Kondisi ini membuat tim pembimbing ibadah harus menyusun strategi agar stamina jemaah tetap terjaga.

Guna menghindari risiko kelelahan ekstrem atau dehidrasi, rombongan jemaah haji khusus memutuskan untuk melaksanakan ibadah umrah pada sore hari saat suhu mulai menurun. Saat ini, jemaah diimbau untuk memperbanyak istirahat di hotel dan menjaga asupan air mineral.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)