19 May 2026 20:50
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia masih terjaga dengan baik meskipun saat ini tengah menghadapi dinamika pasar keuangan global dan sentimen rebalancing indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International).
Indikator utama dari terjaganya kepercayaan ini tercermin dari pertumbuhan performa instrumen investasi domestik. OJK melaporkan adanya peningkatan dana kelola reksadana sebesar Rp49,71 triliun, atau meningkat sekitar 6,39%. Kenaikan ini utamanya didorong oleh aktivitas net subscription dari para investor.
"Sehingga total AUM (Assets Under Management) kita adalah Rp718,44 triliun," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, yang dikutip Prioritas Indonesia, pada Selasa, 19 Mei 2026.
| Baca juga: Dasco Sidak BEI di Tengah Pelemahan IHSG, OJK Pastikan Pasar Masih Stabil |