Ini Profil Mitchell Baker, Pemain Naturaliasi Baru Timnas Indonesia-Dunia Olahraga

Wijokongko • 14 July 2026 18:27

Jakarta: Mitchell Lee Baker resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah kewarganegaraan di Jakarta pada Senin, 13 Juli 2026. Penyerang berusia 19 tahun itu diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026.

Kehadiran Baker diharapkan menambah opsi di lini depan skuad Garuda. Dengan postur mencapai 196 sentimeter dan rekam jejak produktif di level sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat, ia berpeluang menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada turnamen tersebut.

Garis keturunan Indonesia jadi dasar naturalisasi


Proses naturalisasi Mitchell Baker didasarkan pada garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya. Berdasarkan informasi yang disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Yadi Hendriana, ibu Baker bernama Maureen Lee Baker yang memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya.

Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 Mei 1940. Sementara itu, ayah Baker, Daniel Robert Baker, merupakan warga negara Australia yang lahir di Geelong.

Karier Mitchell Baker bersama Georgetown University


Mitchell Lee Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Namanya mulai mendapat perhatian setelah terpilih pada urutan ke-10 MLS SuperDraft 2025 oleh klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, berkat penampilan konsisten bersama Georgetown University.

Meski telah dipilih Colorado Rapids, Baker belum menjalani debut di kompetisi profesional MLS. Hingga kini, ia masih memperkuat tim sepak bola Georgetown University dalam kompetisi sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat sambil melanjutkan proses pengembangan kariernya.

Deretan prestasi Mitchell Baker di level perguruan tinggi


Colorado Rapids memilih Baker setelah penyerang tersebut tampil menonjol sepanjang musim 2025/2026 bersama Georgetown University. Ia selalu menjadi starter dalam 21 pertandingan dengan torehan 14 gol dan tiga assist, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak kedua di tim.

Baker juga mencatat lima gol penentu kemenangan yang menjadi jumlah terbanyak di kompetisi BIG EAST Conference. Penampilan tersebut mengantarkannya masuk dalam First Team All-BIG EAST dan First Team All-East Region versi United Soccer Coaches sebagai bentuk pengakuan atas performanya sepanjang musim.

Prestasi Baker tidak berhenti di tingkat konferensi. Ia juga masuk daftar semifinalis MAC Hermann Trophy, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada pemain sepak bola perguruan tinggi terbaik di Amerika Serikat.

Bakat Baker sudah terlihat sejak usia muda ketika memperkuat Northwood School dan Black Rock FC di New York. Dalam kurun waktu sekitar dua setengah tahun, ia berhasil mencetak 141 gol, sementara sebelumnya ia juga pernah menimba ilmu di akademi Melbourne Victory serta meraih penghargaan Golden Boot dan Most Valuable Player (MVP) saat membela Scotch College pada 2021.

Dengan latar belakang pembinaan di Australia dan Amerika Serikat serta pengalaman sebagai salah satu prospek menjanjikan di level perguruan tinggi, Mitchell Baker menjadi tambahan kekuatan baru bagi Timnas Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat memperkaya pilihan di sektor penyerangan saat skuad Garuda menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk ASEAN Championship 2026. (Daffa Yazid Fadhlan)

Sumber: Medcom.id

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X