407 Ton Solar Diamankan di Semarang, Pemprov Jateng Soroti Pasokan BBM Nelayan

Metro TV • 21 September 2026 19:01

Jakarta: Pengamanan 407 ton solar dari kapal SPOB Nurfaizah 03 di perairan Semarang, Jawa Tengah, mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai penindakan dugaan pengangkutan BBM ilegal tersebut berkaitan dengan kepastian pasokan bahan bakar bagi nelayan.

Luthfi menegaskan tidak boleh ada pihak yang menimbun atau menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi mengganggu akses nelayan terhadap kebutuhan operasional melaut.

“Atas nama Gubernur dan seluruh pemerintah dan penduduk Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada Panglima Komando Armada RI yang telah melakukan penegakan hukum,” ujar Luthfi.
 



Ia menyebut sektor perikanan tangkap di Jawa Tengah masih memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap solar. Dari sekitar 46.356 kapal ikan tangkap di wilayah Jawa Tengah, sekitar 60–70 persen operasionalnya bergantung pada ketersediaan solar, baik bersubsidi maupun nonsubsidi.

“Tidak ada alasan bagi company, perusahaan, perorangan yang melakukan penyelundupan apalagi ilegal,” katanya.

Menurut Luthfi, penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM tidak hanya berkaitan dengan pemberantasan pelanggaran hukum. Persoalan tersebut juga menyangkut keberlangsungan usaha, daya saing, dan eksistensi nelayan di Jawa Tengah.

“Hal ini perlu, kenapa ini perlu saya sampaikan, bahwa ini menyangkut kelangsungan hidup usaha, daya saing, kemudian eksistensi nelayan-nelayan kita yang sampai sekarang masih perlu uluran tangan dan kejelasan terkait dengan penegakan hukum,” ujarnya.

Luthfi juga mengapresiasi langkah TNI Angkatan Laut dalam mengamankan solar tersebut. Ia menyebut BBM hasil pengamanan nantinya dapat diberikan kepada masyarakat secara gratis apabila perkara telah berkekuatan hukum tetap.

“Dari penegakan yang kita lakukan, saya angkat topi dan salut kepada Angkatan Laut secara umum di seluruh jajaran Republik Indonesia,” kata Luthfi.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X