TNI AL dan Pemprov Sulsel Kirimkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Gempa NTT

19 August 2026 12:09

TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan kapal rumah sakit KRI Soeharso 990 serta dua kapal perang lainnya untuk mengirimkan bantuan bagi korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut diberangkatkan dari Dermaga Semampir Mako Armada II Surabaya.

KRI Soeharso mengangkut bantuan berupa 1,725 ton beras, makanan siap saji, obat-obatan, hingga kebutuhan balita. Selain KRI Soeharso, dua kapal perang lain, yakni KRI Bung Hatta 370 dan KRI Hiu 634 juga dikerahkan menyisir wilayah Manggarai dan sekitarnya demi memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat dan merata.

Tidak hanya logistik, ratusan prajurit korps marinir, dua helikopter dan dua alat berat ikut dikerahkan untuk memperkuat percepatan penanganan bencana di lokasi terdampak.
 



Di tempat terpisah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Selatan (Forkopimda Sulsel) mengirimkan 25 ton bantuan kemanusiaan untuk korban gempa NTT. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok yang diangkut menggunakan pesawat Hercules melalui Baseops Lanud Sultan Hasanuddin.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan puluhan ton bantuan berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu satu malam. Hal ini sebagai bentuk respons cepat bagi warga terdampak.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran Forkopimda, ini sangat kompak kita. Satu malam lahir dari Forkopimda teman-teman semua. Kemudian mengirimkan hari ini dan telah terkumpul kurang lebih 25, dan ada tadi 1,5 dan masih ada di jalan sekitar 5 ton, kurang lebih perkiraan saya," kata Andi, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 19 Agustus 2026,

Bantuan udara ini diterbangkan menuju Landasan Udara (Lanud) El Tari Kupang, sebelum didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak, seperti Maumere dan Labuan Bajo. Pengiriman bantuan lanjutan akan terus dilakukan secara bertahap.


(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X