Stok MinyaKita di Pasar Karangayu Semarang Terbatas, Harga Tepung Naik

26 June 2026 14:11

Para pedagang di Pasar Karangayu, Kota Semarang, mulai mengeluhkan kondisi stok minyak goreng MinyaKita yang semakin terbatas. Di saat yang sama, fluktuasi harga pangan terjadi pada beberapa komoditas, di mana harga tepung-tepungan merangkak naik tajam sementara harga telur justru mengalami penurunan.

Ketersediaan MinyaKita saat ini sangat minim dan sulit didapatkan oleh pedagang dalam jumlah besar. Anita, salah satu pedagang di Pasar Karangayu, mengeluhkan bahwa jatah pasokan MinyaKita yang ia terima sangat terbatas sehingga cepat habis diserbu pembeli.

"Kalau subsidi itu paling cuma dapatnya dua karton, itu juga langsung habis. Jadi kita cari di luar subsidi," ujar Anita dikutip dari Metro Siang, Jumat 26 Juni 2026.
 

Baca juga: Harga Cabai Rawit Turun, Telur Ayam Stabil di Jumat Pagi

Selain masalah kelangkaan MinyaKita, kenaikan harga juga menyasar komoditas tepung-tepungan, seperti tepung beras, tepung pati, dan tepung ketan. Anita menyebutkan kenaikan harga tepung ketan sangat terasa, di mana sebelumnya ia menjual dengan harga Rp11.000, kini melonjak menjadi Rp15.000 per kemasan.

Meski demikian, tidak semua harga bahan pokok naik. Harga beberapa komoditas terpantau masih stabil, di antaranya beras, bumbu-bumbu dapur hingga kerupuk. Di sisi lain, harga telur dan minyak curah justru terpantau mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

"Ada telur, telur turunnya banyak banget sama minyak, minyak curah yang turun. Telur sekarang Rp25 ribu," kata Anita

Para pedagang di Pasar Karangayu berharap agar harga-harga pangan dapat kembali stabil dan daya beli masyarakat meningkat di tengah situasi pasar yang fluktuatif ini.

(Anggie Meidyana)


Close Ads X
Close Ads X