3 March 2026 16:35
Harga minyak mentah dunia mempertahankan tren penguatannya seiring dengan meningkatnya eskalasi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Ketegangan di kawasan Timur Tengah ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dunia.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terpantau stabil di atas level US$71 per barel, setelah sebelumnya sempat melonjak lebih dari 6% pada awal pekan ini. Sementara itu, minyak mentah jenis Brent ditutup mendekati level US$78 per barel.
Faktor utama yang memicu lonjakan harga ini adalah ancaman dari pihak Teheran. Iran menebar ancaman akan menutup total Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia. Penutupan jalur ini dikhawatirkan akan memutus rantai pasok minyak global secara signifikan.
| Baca juga: Konflik Global Memanas, Kemandirian Energi Jadi Kunci |