MTQ Nasional 2026 Digelar Meriah di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang

14 September 2026 11:06

Provinsi Jawa Tengah resmi menjadi tuan rumah setelah acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 digelar dengan meriah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang. Kemeriahan pembukaan MTQ Nasional ke-31 diawali dengan defile kafilah dari 37 provinsi di Indonesia. 

Para kafilah mengenakan pakaian adat khas dari daerah masing-masing. Rangkaian pembukaan kemudian memasuki momen utama pemukulan bedug menandai resminya MTQ Nasional ke-31 dimulai di Jawa Tengah dan akan berlangsung hingga 20 September 2026.

Acara akbar ini dihadiri langsung oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Gubernur dan Wakil Gubernur dari berbagai daerah. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan Kota Semarang kembali menjadi tuan rumah MTQ Nasional di Pulau Jawa setelah 47 tahun.

“Jadi 47 tahun lamanya Semarang menunggu sampai malam ini baru kembali ke Pulau Jawa. Selama ini keliling MTQ itu ke provinsi-provinsi dan alhamdulillah kita lihat kemeriahannya luar biasa. Dan yang paling penting buat kita di Semarang ini bertambah beberapa cabang perlombaan termasuk kaligrafi.“ kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 14 September 2026.

Gelaran ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah. Pelaksanaan MTQ kali ini juga berbeda karena melibatkan teknologi elektronik dan kecerdasan buatan atau AI pada cabang lomba kaligrafi.

“Kaligrafi selama ini kan konvensional menggunakan cat-cat warna-warni ya, tapi sekarang menggunakan elektronik. Jadi kita mengakomodir AI juga ikut terlibat di dalam MTQ kali ini." ucapnya.
 



Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik kepercayaan ini karena telah memberikan dampak positif bagi ekonomi melalui pelibatan pelaku UMKM dari seluruh provinsi di Indonesia. 

“UMKM di Jawa Tengah itu kan hampir 4,2 juta. Itu UMKM mikro, lah ini tidak hanya mikro di Provinsi Jawa Tengah, ini seluruh gubernur, seluruh gubernur mengadakan UMKM di wilayah kita. Artinya ini merupakan suatu potensi ekonomi yang kita kembangkan di antara kearifan atau potensi wilayahnya masing-masing.” ucap Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Perputaran ekonomi selama kegiatan ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah dan tidak hanya berdampak pada sosial dan ekonomi, tetapi juga mempromosikan potensi investasi, pariwisata, serta kuliner lokal.

“Dengan MTQ diadakan di Provinsi Jawa Tengah menandai bahwa Jawa Tengah salah satu destinasi investasi juga, destinasi pariwisata juga, kuliner.” ujarnya.

Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah, diharapkan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X