Purbaya Soal Isu BI Masuk Kabinet: Terlalu Dini Berasumsi

6 August 2026 01:25

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai isu masuknya Bank Indonesia (BI) ke dalam Kabinet Merah Putih. 

“Terlalu dini untuk berkata seperti itu,” ujarnya dalam tayangan Top News Metro TV, Rabu 5 Agustus 2026. 

Purbaya mengatakan pemerintah saat ini lebih memprioritaskan peningkatan koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar kebijakan ekonomi berjalan lebih selaras.

"Jadi gini, ketika keadaan seperti ini, kurang baik merubah sistem yang ada. Yang penting adalah perbaiki kinerjanya kita semua itu. Kita lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan Keuangan supaya kebijakannya lebih sinergis," kata Purbaya.

Ia mengaku baru mendengar kabar mengenai isu tersebut dan enggan memberikan tanggapan lebih jauh karena belum mengetahui informasi yang berkembang.

"Kalau itu nanti yang itu, saya belum dengar malah. Anda dapat bocoran dari mana? Hebat juga kalau," ujarnya sambil tertawa.

Purbaya juga mengungkapkan pernah menanyakan kepada salah satu anggota DPR mengenai wacana tersebut. Menurutnya, penjelasan yang diterima berkaitan dengan fungsi pengawasan DPR terhadap lembaga negara.

"Saya pernah tanya anggota DPR, kenapa sih ada situasi seperti itu? Dia bilang gini, 'Kalau Menteri Keuangan, Presiden aja bisa dikasih warning keras oleh DPR, kenapa bank sentral nggak?'" tuturnya.

Meski demikian, Purbaya menegaskan tidak ada persoalan apabila seluruh mekanisme dijalankan secara terbuka dan akuntabel.

"Tapi kalau dijalankan secara transparan, nggak ada masalah itu," pungkasnya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X