Lebih dari 100 Robot Humanoid China Unjuk Gigi, Bisa Nyanyi hingga Salto-Melek Teknologi
6 May 2026 16:32
SHARE NOW
URL Berhasil di Salin
Jakarta: Lebih dari 100 robot humanoid dengan berbagai kemampuan canggih ditampilkan dalam ajang di Hong Kong Convention and Exhibition Centre pada Senin, 13 April 2026. Pameran ini menampilkan perkembangan terbaru teknologi robotik, khususnya dari inovasi perusahaan-perusahaan asal China.
Robot-robot tersebut memperlihatkan beragam keterampilan, mulai dari berbicara, bernyanyi, hingga melukis dengan pasir. Selain itu, beberapa robot juga mampu melakukan aktivitas fisik seperti bertinju dengan pengunjung hingga melakukan salto.
Salah satu yang menarik perhatian adalah robot humanoid X2 Ultra dari AGIBOT Innovation (Shanghai) Technology Co.. Robot ini mampu berbicara dan bernyanyi dalam dua bahasa, yakni Mandarin dan Inggris.
Meski berukuran setara anak sekolah dasar, X2 Ultra menunjukkan kemampuan interaktif dengan menjawab pertanyaan seputar hobinya, seperti olahraga, mendengarkan musik, hingga mempelajari teknologi.
Robot tersebut dioperasikan oleh Calvin Chiu dari Novautek Autonomous Driving. Ia menjelaskan bahwa robot humanoid kini tidak hanya berfungsi sebagai asisten, tetapi juga berpotensi menjadi teman interaktif hingga pengajar. Selain itu, robot dapat diprogram dengan karakter atau kepribadian yang berbeda.
Sementara itu, Robert Chan menampilkan robot PM01 dari EngineAI yang mampu menunjukkan mobilitas tinggi melalui atraksi salto. Perusahaan tersebut juga berencana membangun dua pabrik untuk produksi massal pada 2026.
Desain Realistis hingga Interaktif
Tak hanya dari sisi kemampuan, desain robot humanoid juga terus berkembang. Dalam pameran tersebut, ditampilkan robot dengan wujud menyerupai manusia secara realistis, termasuk wajah sintetis yang dirancang menyerupai perempuan.
Robot ini merupakan inovasi dari Shenzhen DX Intech Technology Co. yang dilaporkan telah menjual lebih dari 400 unit robot humanoid dengan desain serupa.
Perkembangan ini mencerminkan percepatan inovasi teknologi di China. Pemerintah di Beijing menargetkan penguatan posisi negara tersebut dalam bidang sains dan teknologi dalam lima tahun ke depan.
Pengembangan robot humanoid, termasuk penerapan praktisnya, menjadi bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi China sebagai salah satu kekuatan ekonomi global pada periode 2026–2030.