Sejumlah anggota DPR dan DPD RI resmi membentuk Kaukus Parlemen untuk perdamaian dunia. Gerakan tersebut mendesak penghentian agresi militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta menuntut jaminan keamanan bagi pasukan perdamaian PBB usai gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.
Sebanyak 30 anggota parlemen dari berbagai fraksi di DPR dan DPD RI berkumpul di Kompleks Parlemen Senayan, untuk menyuarakan keprihatinan atas konflik Timur Tengah.
Kaukus ini dipimpin oleh Wakil Ketua Baleg, Ahmad Doli Kurnia, bersama dengan sejumlah legislator lainnya. Kaukus juga menolak perang sebagai instrumen politik, karena perang bukan solusi sah dalam penyelesaian konflik internasional dan bertentangan dengan hukum militer internasional.
"Kita mengundang seluruh aanggota DPR, DPD, dan MPR Indonesia yang tentu saya yakin kita semua cinta damai, tidak suka perang." kata Wakil Ketua Baleg, Ahmad Doli Kurnia, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 7 April 2026.
Kaukus juga memberikan perhatian khusus atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan misi perdamaian
UNIFIL di Lebanon. Mereka mengutuk serangan Israel terhadap pasukan PBB dan menuntut jaminan keamanan penuh bagi seluruh pasukan penjaga perdamaian.