MUI Desak Penghentian Agresi Militer AS-Israel di Kawasan Timur Tengah

7 April 2026 08:34

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan agresinya di kawasan Timur Tengah. MUI menilai keduanya harus bertanggung jawab mengakhiri konflik demi perdamaian dan keadilan global.

“Komitmen bangsa Indonesia untuk menciptakan perdamaian dunia. Maka Majelis Ulama Indonesia, MUI, berkeyakinan bahwa perdamaian yang hakiki tidak akan pernah terwujud tanpa penghentian kezaliman dan penegakan keadilan yang nyata.” kata Waketum MUI, Marsudi Syuhud, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Selasa, 7 April 2026.
 

Baca juga: Daftar Negara yang Diizinkan dan Dilarang Iran Melintasi Selat Hormuz


Hal tersebut ditegaskan MUI dalam konferensi pers di kantor MUI Jakarta Senin, 6 April 2026, sore. MUI mengutuk segala bentuk agresi militer yang menargetkan negara berdaulat warga sipil dan fasilitas publik. MUI menegaskan perdamaian tidak akan terwujud tanpa penghentian ke-kezoliman dan penegakan keadilan. 

MUI juga mendorong negara-negara dunia bersatu memberikan tekanan politik diplomatik dan ekonomi agar konflik segera berhenti. Seluruh kekuatan global diminta menghentikan politik hegemoni dan membangun tatanan dunia yang adil dan setara. 

Selain itu MUI mengingatkan dampak perang terhadap krisis energi global dan meminta pemerintah mengutamakan kepentingan rakyat. MUI juga mendesak PBB bertindak tegas dan menjatuhkan sanksi bagi pelaku agresi dan pelanggaran kemanusiaan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)