Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipercepat

18 June 2026 16:48

Bogor: Presiden Prabowo Subianto  menaruh perhatian serius terhadap tata kelola ibadah haji di Indonesia, terutama terkait durasi antrean yang sangat panjang. Presiden berkeinginan untuk memangkas masa tunggu haji agar tidak lagi membebani calon jemaah hingga puluhan tahun.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syahrijal usai bertemu dengan Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. 

Dalam keterangannya, Cucun menjelaskan bahwa melalui koordinasi dengan jajaran kementerian terkait, masa antrean haji yang sebelumnya mencapai 35 hingga 40 tahun kini telah berhasil ditekan menjadi 26 tahun. Namun, Presiden Prabowo menegaskan bahwa target tersebut masih perlu ditingkatkan. 

"Concern beliau yang kami sangat tadi apresiasi itu, ingin bagaimana antrean ini yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun, melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Wamen semua bekerja, sudah bisa ditekan sampai 26 tahun. Bahkan beliau menyampaikan tadi kalau bisa tolong lebih cepat lagi, seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang," ujar Cucun dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Kamis 18 Juni 2026. 


Selain durasi antrean, Timwas Haji DPR juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menekan biaya haji. Berdasarkan hasil kerja Panitia Kerja (Panja), biaya perjalanan ibadah haji berhasil berkurang sebesar Rp6 juta dalam kurun waktu dua tahun terakhir. 

"Dari mulai menetapkan di Panja, ongkos naik haji bisa berkurang dalam waktu dua tahun Rp6 juta, untuk 200 sekian ribu orang juga bertahun-tahun ingin melaksanakan ibadah haji," kata Cucun. 

Penurunan ini dinilai memberikan dampak signifikan bagi sekitar 240 ribu calon jemaah yang telah menabung bertahun-tahun demi menunaikan rukun Islam kelima.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)