Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Transfer ke Daerah

17 September 2026 17:14

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memaparkan alasan pemerintah melakukan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD). Presiden menilai pemerintah daerah belum sepenuhnya menjalankan tanggung jawab dalam menyediakan layanan publik, termasuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan. 

“Kadang-kadang aneh, uang oleh Pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti, ditaruh di bank, ada macam-macam APBD atau ada konflik antara Bupati sama DPRD, antara Gubernur sama DPRD. Jadi uang sudah kita transfer, enggak dipakai,” kata Prabowo saat berdialog bersama pimpinan media nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Kamis 17 September 2026.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam pengelolaan anggaran daerah setelah desentralisasi berjalan selama lebih dari 25 tahun.

“Ini desentralisasi sudah jalan 25 tahun. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa, Rp1 miliar selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah kuat,” ujarnya.

Prabowo kemudian mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut ketika pembangunan infrastruktur dasar di daerah masih belum berjalan optimal.

“Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” kata Prabowo.

Ia mempertanyakan efektivitas anggaran yang telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah. “Ke mana uang itu?” ujarnya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X