Jeddah: Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan jemaah haji Kloter 7 Debarkasi Makassar di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Dalam kesempatan tersebut, Irfan mengingatkan para jemaah bahwa tanda utama haji mabrur tercermin dari perubahan akhlak dan perilaku yang semakin baik setelah kembali ke Tanah Air.
Sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam Kloter 7 Debarkasi Makassar diberangkatkan menuju Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Pelepasan dilakukan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI di hadapan para jemaah sebelum keberangkatan.
Dalam sambutannya, Irfan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Ia mengajak para jemaah untuk terus bersyukur serta memanjatkan doa agar memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya diukur dari kesungguhan menjalankan ibadah selama berada di Arab Saudi, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
"Haji mabrur tercermin dari meningkatnya kualitas ibadah, akhlak, serta hubungan sosial dengan sesama. Karena itu, para jemaah diharapkan menjadi teladan dan membawa nilai-nilai kebaikan di lingkungan masing-masing," ujar Irfan.
Ia juga memberikan apresiasi atas kedisiplinan jemaah selama mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Irfan menilai jemaah Kloter 7 Debarkasi Makassar menunjukkan sikap tertib dan disiplin sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.
"Alhamdulillah mereka ini tertib, disiplin, berangkat pulang utuh, tidak ada yang ketinggalan. Ini luar biasa, menunjukkan bahwa mereka memang disiplin dan tertib," kata Irfan.
Menutup pesannya, Menteri Haji berharap seluruh jemaah tiba di Indonesia dalam kondisi sehat dan selamat. Ia juga berharap para jemaah dapat mempertahankan semangat ibadah serta memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kembali ke daerah masing-masing.