Jakarta: Puluhan ribu warga Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan menyerbu Senayan, Jakarta pada Sabtu dan Minggu 6 dan 7 Juni 2026. Sebelum berangkat, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui.
Setidaknya ada 17 agenda nasional dan juga internasional yang berlangsung hampir bersamaan di kawasan GBK dan sekitarnya sepanjang akhir pekan ini. Dari sisi musik, ada konser Exoplanet #6 bertajuk EXhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena. Lalu juga ada konser Raisa Love & Let Go di Jakarta Convention Center hingga perayaan 1DK The Reality Club di GBK Basketball Hall.
Kemudian di bidang olahraga ada Indonesia Open 2026. Turnamen bulu tangkis bergengsi yang tengah berlangsung di Istora Senayan. Sementara juga ada kompetisi e-sport PUBG Mobile Global Grand Finals yang digelar di Tennis Indoor Senayan. Ada juga Festival Jamu Nusantaran di hutan kota GBK. Lalu ada Indofest DGICC dan Indonesia Short Course Emerging Series di Stadion Aquatic.
Dishub DKI Jakarta memperkirakan akan ada lebih dari 37 ribu pengunjung yang memadati kawasan ini pada hari Sabtu dan meningkat menjadi sekitar 43 ribu orang pada Minggu.
Rekayasa lalu lintas
Karena itulah Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas situasional di sejumlah ruas sekitar Senayan. Pengaturan ini dirancang untuk empat arah pergerakan, utara, selatan, barat dan juga timur dan akan diberlakukan menyesuaikan tingkat kepadatan di lapangan.
Jika misalnya dari arah selatan, dari Blok M menuju utara atau Tanah Abang, rute alternatifnya adalah lewat jalan Panglima Polim, Kiai Maja, Sultan Iskandar Muda dengan putar balik di depan Gandaria City. Kemudian Teuku Nyak Arif, Tentara Pelajar, Penjernihan hingga KH Mas Mansyur. Apabila dari Blok M yang hendak mengarah ke barat menuju ke Slipi, rutenya serupa tapi berakhir di jalan Letjen S Parman.
Sedangkan kalau dari Blok M ke timur menuju ke Kampung Melayu, Anda bisa ambil jalur Truno Joyo, Wolter Monginsidi, Gunawarman, Senopati, Kapten Tendian hingga HR Rasuna Said. Kalau dari arah utara, misalnya dari Tanah Abang menuju selatan atau Blok M, kendaraan akan diarahkan untuk melewati KH Mas Mansyur, Penjernihan, Letjen S Parman, kemudian Teuku Nyak Arif. Sementara kalau dari arah barat atau Slipi menuju ke selatan, Anda bisa menggunakan jalan Letjen S Parman, Tentara Pelajar, Teuku Nyak Arif hingga Kebayoran Baru dan juga Paku Buwono.
Kalau dari arah timur, dari Tebet Barat menuju Slipi, rute yang bisa dilalui adalah Kapten Tendean, Wolter Monginsidi, Truno Joyo, Kiai Maja, Sultan Iskandar Muda hingga Letjen S Parman. Bagi masyarakat yang tidak ada keperluan melintas di sekitar GBK, diimbau untuk menghindari kawasan Senayan sepenuhnya selama dua hari ini.
10 kantong parkir resmi
Apabila Anda tetap memilih membawa kendaraan pribadi, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan 10 kantong parkir yang resmi tersebar dalam kawasan GBK. Total kapasitasnya mencapai hampir 2.000 satuan ruang parkir untuk kendaraan roda 4 dan lebih dari 8.000 untuk kendaraan roda 2. Ke-10 titik tersebut adalah yang pertama parkir Plaza Tenggara, kapasitasnya adalah 150 mobil dan 174 motor. Kemudian parkir Plaza Selatan untuk 150 mobil dan 500 motor.
Parkir Istora bisa menampung 257 mobil dan 1.500 motor. Serta dua parkir elevated sisi selatan dan sisi utara yang masing-masing kapasitasnya besar hingga 400 mobil. Kemudian juga ada tersedia di parkir Aquatic. Kemudian juga ada parkir lapangan ABC, juga ada parkir Stadion Madya, parkir Masjid Albina dan parkir lapangan Softball yang tersebar di berbagai sudut kawasan.
Meski kantong parkir semuanya sudah resmi disiapkan tapi masyarakat tetap diingatkan untuk tidak memarkir kendaraan di badan jalan. Karena parkir liar bisa memperparah kemacetan dan juga mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sementara opsi yang paling disarankan adalah untuk menggunakan transportasi umum. Untuk menuju GBK Anda bisa naik Transjakarta melalui halte Senayan, Bank Jakarta atau halte Gelora Bung Karno 2 maupun MRT Jakarta dengan turun di stasiun Istora Mandiri yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 24.00 waktu Indonesia Barat.
Pernyataan Dishub DKI Jakarta
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin menegaskan, penggunaan transportasi umum merupakan pilihan yang paling efektif untuk bisa menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Pastikan Anda sudah merencanakan rute sebelum berangkat atau meninggalkan kendaraan dan memilih transportasi umum agar perjalanan lebih lancar. Selamat menikmati berbagai event di Senayan dan pastinya kita harus tetap tertip di jalan.