Menuju IGIC 2026, IPIM Sulsel Gelar Seminar Nasional dan Istigasah di Masjid Al-Markaz Makassar

15 June 2026 22:56

Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan menyelenggarakan seminar nasional, lokakarya, serta istigasah tabligh akbar di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, pada Minggu pagi, 14 Juni 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan imam masjid, tokoh agama, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan ini merupakan tahapan awal menuju pelaksanaan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026.

Seminar nasional yang mengusung tema diplomasi keagamaan dan perdamaian global ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, mulai dari perwakilan Kementerian Agama, perguruan tinggi, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga pengelola Masjid Istiqlal. Forum ini membahas perluasan fungsi masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pemberdayaan umat, serta sarana memperkuat nilai-nilai moderasi beragama demi membangun harmoni sosial.

Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa kegiatan di Makassar ini merupakan rangkaian persiapan menuju konferensi imam masjid sedunia. Melalui momentum internasional tersebut, Indonesia berkomitmen untuk menampilkan wajah Islam yang ramah dan membawa pencerahan bagi masyarakat global.

"Ini rangkaian kegiatan yang akan kita lakukan dalam rangka konferensi internasional imam-imam masjid sedunia. Imam masjid dari Eropa, Amerika, Cina, Jepang, dan Timur Tengah semuanya akan berkumpul. Mudah-mudahan dengan menjadi penyelenggara, Indonesia berfungsi sebagai episentrum peradaban dunia Islam modern. Kita akan tampilkan bagaimana Islam berwajah ramah, penuh cinta, dan saling akrab sebagai pembawa pencerahan," ujar Nasaruddin Umar dikutip dari tayangan Newsline Metro TV, Senin 15 Juni 2026.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal IPIM, Irjen Pol Sabilul Alif. Ia menerangkan bahwa rangkaian acara di Makassar ini merupakan bentuk roadshow untuk menyongsong puncak acara pertemuan para imam besar dunia di ibu kota.

"Hari ini kita lakukan kegiatan bridging menuju IGIC 2026 yang puncak acaranya pada bulan September dengan mengundang para tokoh imam besar global di Jakarta. Masjid merupakan tempat penyeimbang yang menjadi simbol harmoni dan toleransi. Melalui soft power diplomacy atau diplomasi keagamaan ini, apa yang kita lakukan tentunya untuk mewujudkan kedamaian dunia," terang Sabilul Alif.

Selain diskusi strategis, kegiatan ini juga diisi dengan Istigasah yang memberikan dampak spiritual mendalam bagi para peserta. Rinda, salah seorang jemaah tabligh akbar yang hadir, mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini menjadi sarana refleksi diri dan memohon ampunan secara khusyuk dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

"Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa mendapatkan pencerahan langsung dari Bapak Menteri Agama. Kami betul-betul mendapatkan refleksi dalam mempersiapkan masuk Tahun Baru Hijriah 1448. Saat diajak berselawat oleh Pak Menteri, air mata saya tidak bisa berhenti. Kita betul-betul beristigasah, memohon ampunan, dan sangat merasakan kehadiran Rasulullah di tengah-tengah kita," ungkap Rinda.

Melalui penyelenggaraan program ini, IPIM Sulawesi Selatan berharap para imam masjid di seluruh penjuru daerah dapat semakin berperan aktif dalam membangun masyarakat yang harmonis, moderat, dan berdaya demi memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat internasional.

(Sofia Zakiah)