30 January 2026 12:57
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan mempercepat demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Penerapan demutualisasi BEI berpotensi mengurangi konflik kepentingan antara pengurus dengan anggota bursa.
"Ini adalah transformasi struktural, di mana mengurangi benturan kepentingan di bursa efek antara pengurus bursa dengan anggota bursa, dan juga untuk mencegah praktik pasar yang tidak sehat," ujar Airlangga, dalam program Breaking News Metro TV, Jumat, 30 Januari 2026.
Demutualisasi BEI, kata Airlangga, juga akan membuka terhadap investasi. Termasuk dari Danantara dan juga agensi lainnya. Tahapannya ini sudah masuk di dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
"Langkah demutualisasi ini bisa dilanjutkan dengan bursa go public pada tahap berikutnya," kata Airlangga.