28 August 2026 01:17
Pandeglang: Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap sumber dan penyebab ledakan yang diduga berkaitan dengan penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
Olah TKP dilakukan secara menyeluruh pada Kamis siang. Tim forensik mengumpulkan sejumlah sampel dan barang bukti dari lokasi kejadian untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan material yang digunakan serta sumber ledakan. Hasil analisis tersebut nantinya menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden.
Pejabat Sementara (PS) Kasubid Handak Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Sulistiana Agung Riyanto, mengatakan hasil pemeriksaan belum dapat disampaikan karena sampel yang ditemukan masih harus melalui pengujian di laboratorium.
“Jadi hasilnya pun belum ada karena kita akan melakukan uji di lab,” kata Sulistiana dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis 27 Agustus 2026.
Ia mengatakan pihaknya belum dapat memberikan banyak informasi terkait temuan di lokasi karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh penyidik yang menangani perkara tersebut.
“Untuk lebih jelasnya silakan bisa ke teman-teman penyidik untuk menanyakan apa yang sudah kita temukan,” ujarnya.
Ledakan terjadi pada Rabu sore di kawasan permukiman Kampung Cisarua. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
Akibat ledakan, seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai nelayan meninggal dunia. Sementara itu, seorang perempuan mengalami luka berat.
Ledakan juga berdampak pada lingkungan sekitar. Empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil uji tersebut diharapkan dapat mengungkap material yang digunakan sekaligus memastikan penyebab pasti ledakan.