28 August 2026 14:47
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan berlangsung pada September 2026. Kondisi kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih kering dan memiliki durasi yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 28 Agustus 2026, berdasarkan data BMKG, sebanyak 169 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 25,41 persen luas daratan Indonesia akan memasuki masa puncak kekeringan pada bulan tersebut. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya curah hujan di sebagian besar wilayah Tanah Air.
Selain durasi yang lebih panjang, BMKG mencatat sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia berpotensi mengalami curah hujan kategori rendah. Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara signifikan.
Masyarakat dan pihak terkait diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak kekeringan dan potensi kebakaran lahan selama periode puncak kemarau berlangsung.