Kontingen DKI Jakarta dan klub Sasana Rajawali Sakti tampil gemilang dan mendominasi ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026.
Kejuaraan yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada 24 hingga 26 Juli 2026 ini berlangsung meriah dengan diikuti oleh 700 atlet. Para peserta tersebut berasal dari 13 provinsi dan 43 sasana atau klub wushu yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
Pada kategori Kejurnas Wushu Kungfu, kontingen DKI Jakarta tampil tak terbendung dengan menyabet gelar juara umum. Tim ibu kota ini sukses mengemas total kepingan medali yang fantastis, yakni 94 medali emas, 65 perak, dan 49 perunggu.
Sementara itu, pada kategori Taolu Open, Sasana Rajawali Sakti kembali membuktikan taringnya sebagai klub langganan pencetak atlet nasional. Mereka sukses meraih gelar juara umum setelah mengumpulkan total 20 medali emas, 16 perak, dan 24 perunggu.
Ajang Seleksi Internasional dan Pembinaan Berjenjang
Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia memastikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan bagi para atlet daerah. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bagian krusial dari proses seleksi untuk menjaring bibit-bibit unggul menuju panggung internasional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Wushu Indonesia, Ngatino, menyambut positif antusiasme dan tingginya semangat kompetisi para atlet dalam turnamen kali ini.
"Kegiatan semacam ini sangat didambakan oleh atlet. Karena dengan seringnya bertanding, mereka akan termotivasi untuk berlatih keras. Apalagi bagi yang sudah mendapat medali, nanti pasti akan berlatih dan berlatih lagi," ungkap Ngatino.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan rangkaian pembinaan yang berjenjang guna melahirkan atlet berprestasi, PB Wushu Indonesia juga telah merancang sejumlah agenda lanjutan. Dalam waktu dekat, PB Wushu tengah menyiapkan berbagai turnamen bergengsi lainnya, termasuk Kejurnas Taolu yang rencananya akan diselenggarakan di Yogyakarta.