Jakarta: Minyak dan gas masih menjadi tulang punggung energi dunia. Setiap hari, jutaan barel bahan bakar diproduksi untuk menopang transportasi, industri, hingga kebutuhan rumah tangga di berbagai negara.
Di balik besarnya kebutuhan energi global tersebut, terdapat sejumlah perusahaan raksasa yang menguasai pasar minyak dunia dengan nilai fantastis.
Dominasi Saudi Aramco di Industri Energi Global
Melansir
Visual Capitalist, Saudi Aramco menempati posisi sebagai
perusahaan minyak terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar yang mencapai sekitar 1,7 hingga 1,8 triliun dolar AS. Nilai tersebut bahkan menyumbang lebih dari sepertiga total kapitalisasi 20 perusahaan minyak terbesar dunia.
Perusahaan milik Arab Saudi ini memiliki pengaruh besar terhadap pasar energi global. Saudi Aramco mengendalikan sekitar 10 persen pasokan minyak dunia dan memproduksi lebih dari 10 juta barel minyak per hari. Total produksi hidrokarbonnya bahkan mencapai sekitar 12,9 juta barel setara minyak per hari pada 2025.
Deretan Perusahaan Minyak Terbesar Dunia
Selain Saudi Aramco, terdapat sejumlah perusahaan energi besar lain yang juga memainkan peran penting dalam industri migas global. Melansir laman
Howstuffworks, berikut beberapa perusahaan minyak terbesar di dunia:
1. ExxonMobil
ExxonMobil memiliki nilai pasar sekitar 650 miliar dolar AS dan menjadi salah satu pemain utama industri migas dunia. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjalankan bisnis mulai dari eksplorasi, produksi, logistik, hingga perdagangan minyak mentah dan gas alam di lebih dari 50 negara.
2. Chevron Corporation
Chevron memiliki kapitalisasi pasar mendekati 393 miliar dolar AS. Operasional perusahaan ini terbagi menjadi dua sektor utama, yakni hulu dan hilir.
Sektor hulu berfokus pada pencarian sumber daya baru serta produksi minyak dan gas alam. Sementara sektor hilir menangani proses penyulingan, distribusi, hingga penjualan produk seperti bensin, diesel, dan avtur.
Produksi Chevron ditopang oleh proyek-proyek besar di wilayah strategis seperti Cekungan Permian, Kazakhstan, dan Teluk Meksiko.
3. PetroChina
Sebagai perusahaan energi terbesar di Tiongkok, PetroChina memiliki kapitalisasi pasar sekitar 313 miliar dolar AS. Perusahaan ini menyumbang hampir setengah produksi minyak mentah domestik dan sekitar 60 persen pasokan gas alam nasional di Tiongkok.
4. Shell
Shell menjadi salah satu merek energi paling terkenal di dunia dengan operasional di lebih dari 70 negara. Kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar 253 miliar dolar AS.
Pada 2025, Shell mencatat pendapatan sekitar 266,9 miliar dolar AS. Perusahaan ini juga terus memperluas bisnis energi modern di tengah transisi energi global.
Cadangan Minyak Terbesar Dunia
Meski Arab Saudi mendominasi industri minyak melalui Saudi Aramco, negara dengan cadangan minyak mentah terbesar di dunia sebenarnya adalah Venezuela. Negara tersebut diperkirakan memiliki sekitar 303 miliar barel cadangan minyak.
Namun, dalam hal produksi, pengaruh perusahaan, dan dominasi pasar energi global, Arab Saudi masih menjadi pemain paling kuat di industri minyak dunia.
Nah, besarnya nilai perusahaan-perusahaan minyak ini menunjukkan bahwa industri energi masih memegang peranan penting dalam perekonomian global. Meski dunia mulai bergerak menuju energi terbarukan, sektor minyak dan gas hingga kini tetap menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Jessica Nur Faddilah)