Singapura dan Malaysia Ikut Diselimuti Kabut Asap Karhutla

12 October 2026 22:30

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan, Indonesia, kini telah menyebar hingga menyelimuti Singapura dan Malaysia. Kondisi ini memicu penurunan kualitas udara secara drastis di sejumlah wilayah pada kedua negara tersebut hingga menyentuh kategori sangat tidak sehat.

Di Singapura, langit yang biasanya cerah kini tertutup kabut asap pekat. Jarak pandang yang menurun drastis membuat sejumlah ikon kota, termasuk Hotel Marina Bay Sands, nyaris tak terlihat. Merespons kualitas udara yang terus memburuk, Pemerintah Singapura segera mengambil langkah perlindungan bagi warganya meliputi pembaruan informasi kualitas udara secara berkala, penyediaan masker, hingga penyiapan bantuan medis.
 



Dampak serupa juga dirasakan secara signifikan di Malaysia. Indeks pencemaran udara di beberapa wilayah dilaporkan telah melampaui angka 100, menandakan udara berada pada level tidak sehat. Pekatnya kabut asap kiriman ini turut mengaburkan pemandangan ikon-ikon kebanggaan negara tersebut, seperti Menara Kembar Petronas dan Merdeka 118.

Selain mengganggu aktivitas warga dan jarak pandang di jalanan, bencana kabut asap ini juga mulai melumpuhkan sektor pendidikan di Malaysia. Kondisi udara yang tidak layak hirup memaksa sejumlah sekolah ditutup sementara guna melindungi para siswa dari ancaman masalah kesehatan.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X