Kenapa Orca Jarang Menyerang Manusia?-Serius Ini Hewan?

Wijokongko • 2 October 2026 14:20

Jakarta: Orca dikenal sebagai salah satu predator puncak di lautan. Hewan yang juga disebut paus pembunuh ini memiliki kemampuan berburu yang luar biasa, bahkan mampu memangsa ikan hingga mamalia laut seperti anjing laut dan lumba-lumba.

Di balik reputasinya sebagai predator, orca justru sangat jarang menyerang manusia di alam liar.

Lantas, mengapa orca tidak menjadikan manusia sebagai mangsa?


Pola Makan Orca Berbeda-beda


Salah satu alasan utamanya berkaitan dengan pola makan. Populasi orca yang berbeda dapat memiliki jenis makanan dan teknik berburu yang berbeda pula.

Sebagian kelompok orca terutama memangsa ikan. Kelompok lainnya berburu mamalia laut seperti anjing laut dan porpoise, sementara kelompok tertentu diketahui memangsa hiu.

Pola makan tersebut juga tidak sekadar muncul secara naluriah. Anak orca mempelajari cara berburu dengan mengamati induk dan anggota kelompoknya selama bertahun-tahun.

Dengan demikian, orca cenderung mengejar mangsa yang sudah mereka kenali dan menjadi bagian dari kebiasaan berburu kelompoknya. Manusia tidak termasuk dalam pola tersebut.

Manusia Bukan Bagian dari Menu Orca


Tidak seperti predator yang berburu secara oportunistis, orca memiliki pola berburu yang sangat terspesialisasi.

Karena manusia bukan mangsa yang biasa diburu, manusia juga tidak menjadi bagian dari tradisi berburu yang diwariskan antargenerasi dalam kelompok orca.

Ketika bertemu manusia di alam liar, orca lebih sering menunjukkan perilaku investigatif atau rasa ingin tahu dibandingkan perilaku berburu. Interaksi dengan perahu, misalnya, dapat berupa mendekati atau memeriksa bagian tertentu dari kapal.

Pernahkah Orca Menyerang Manusia?


Meski sangat jarang, terdapat satu kasus yang paling sering disebut sebagai serangan orca terhadap manusia di alam liar.

Pada 1972, peselancar asal California, Hans Kretschmer, dilaporkan digigit orca saat berada di Point Sur. Ia selamat meski mengalami luka serius yang membutuhkan sekitar 100 jahitan.

Kasus tersebut hingga kini dikenal sebagai satu-satunya insiden gigitan orca terhadap manusia di alam liar yang terdokumentasi dengan baik. Ada dugaan orca tersebut salah mengira peselancar sebagai salah satu mangsanya, seperti anjing laut, meski penyebab pastinya tidak dapat dipastikan. (Titik Nurmalasari)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X