20 October 2026 12:22
Dua lembaga survei, Parameter Politik Indonesia (PPI) dan Poltracking Indonesia, merilis hasil pengukuran tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Secara keseluruhan, kepuasan publik berada di kisaran 55 hingga 65 persen, dengan program bantuan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar menjadi faktor pendorong utama.
Survei Poltracking Indonesia yang digelar pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah sebesar 55,3 persen. Sementara itu, 40,9 persen responden menyatakan tidak puas, dan 3,8 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, menjelaskan bahwa terdapat dua alasan utama yang mendongkrak kepuasan publik, yakni bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran sebesar 16,5 persen, disusul program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 15 persen.
"Secara tren, kesimpulannya adalah stabil, tidak mengalami kenaikan tetapi juga tidak turun. Dalam bahasa yang lebih optimis, pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasan. Tapi dengan diksi yang lebih berhati-hati, ini stagnan, artinya perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan ini," jelas Hanta Yuda dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa 20 Oktober 2026.