NEWSTICKER

Perludem: Perlu Aturan Tegas Kampanye di Ruang Pendidikan

N/A • 28 August 2023 07:46

Perludem menilai Mahkamah Konstitusi (MK) ingin memaknai bahwa kampanye bagian dari proses pendidikan politik, terutama soal gagasan dan ide. Sebab, perlu adanya peraturan yang rigid pasca putusan MK yang mengizinkan kampanye di ruang pendidikan. 

"Kampanye pasti saja adalah soal ide, soal gagasan, soal janji politik dan janji kampanye yang masih di-challange, diuji, apakah itu rasional, apakah itu masuk akal, maka kampus menjadi salah satu tempat paling ideal untuk menguji itu," kata Peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil dalam keterangannya, baru-baru ini.

"Yang paling penting adalah membangun keteraturan untuk menyiapkan aktivitas kampanye di tempat pendidikan tinggi, terutama kampus," imbuhnya. 

Fadli juga menegaskan, kampanye di ruang pendidikan harus memiliki izin dari pengelola lembaga pendidikan. Selain itu, harus ada profesionalisme yang dibangun. 

"Ini harus dibicarakan dengan stakeholders yang meluas untuk diatur secara lebih detai dalam peraturan KPU," ungkapnya. 

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi mengetok putusan larangan titik kampanye di tempat ibadah, namun membolehkan kampanye di sekolah dan kampus meski dengan catatan. Hal ini pun menuai pro dan kontra.

Keputusan ini dikeluarkan setelah sidang pengucapan putusan uji MK yang diajukan oleh Andre materi yang mempersoalkan larangan kampanye di fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Dalam putusannya, MK menegaskan tempat ibadah dilarang menjadi lokasi kampanye. MK menilai penggunaan tempat ibadah sebagai tempat kampanye berpotensi memicu emosi dan kontroversi serta merusak nilai-nilai agama.

Namun MK mengizinkan kampanye dilakukan di fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan, sepanjang mendapat izin dari penanggung jawab tempat yang dimaksud dan hadir tanpa atribut kampanye pemilu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Silvana Febriari)