Iran tak Gentar Ancaman Donald Trump

25 March 2026 08:28

Jakarta: Dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir Iran secara konsisten menerima ancaman dari Amerika Serikat dan juga Israel. Begitupun sebaliknya. Dan yang terbaru yang diunggah oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam Truth Social, sebuah platform, adalah sesuatu yang kemudian menyita perhatian publik.

Postingan ini diunggah dua hari yang lalu, kurang lebih sekitar 48 jam yang lalu oleh Donald Trump dalam platform Truth Social. Dan tulisan ini ditargetkan atau ditujukan kepada Iran. Yang mengatakan kalau dalam 48 jam setelah postingan ini diunggah, Maka Amerika Serikat akan menyerang salah satu power plant ataupun yang paling besar yang dimiliki oleh Iran.

Soal pembangkit listrik jika seandainya Selat Hormuz tidak dibuka aksesnya, untuk Amerika Serikat salah satunya. Karena dalam beberapa waktu terakhir, Selat Hormuz terjadi di sana ada banyak aktivitas dengan tensi yang sangat tinggi.

Karena di sana kapal-kapal yang berlogo atau berbendera Amerika Serikat dan juga Israel dilarang untuk melintas. Sedangkan di sana ada banyak sekali yang kemudian menyebabkan kapal-kapal ini tidak bisa membawa pasokan minyak dan juga gas alam untuk keluar dari Selat Hormuz. 


Respon Iran atas ancaman AS


Ternyata Iran merespon postingan dari Presiden Donald Trump ini dengan beberapa langkah. Ini disampaikan langsung oleh seorang jurubicara yang resmi dari Republik Islam Iran yang mengatakan kalau Iran jika terus diancam seperti ini, maka akan mengancam balik ingin menutup Selat Hormuz ini secara total atau menutup Selat Hormuz sepenuhnya untuk semua kapal-kapal yang melintas di sana. Jadi tidak hanya soal kapal yang berbendera Amerika Serikat saja.  Kemudian Iran juga mengatakan kalau seandainya ada serangan yang ditujukan oleh Donald Trump ke pembangkit listrik di Iran yang kapasitasnya adalah yang paling besar, maka Iran juga akan melakukan hal yang sama. Jadi akan ada balasan kembali yang dikirimkan dari Iran menuju ke Amerika Serikat. 

Iran juga mengancam perusahaan-perusahaan yang memiliki saham di antaranya adalah kepemilikan dari Amerika Serikat juga akan ikut diserang oleh Iran, jika seandainya Donald Trump melancarkan serangan yang ini.

Seandainya Selat Hormuz benar-benar ditutup sepenuhnya untuk seluruh kapal berbendera asing selain negara Iran, itu tentu akan mengancam pasokan minyak, pasokan energi global skalanya.


Fungsi strategis Selat Hormuz 


Mengapa Selat Hormuz ini begitu penting perannya dan kendalinya 100?adi Iran? Karena Selat Hormuz punya fungsi strategis di kawasan Timur Tengah. Di kawasan Teluk, jalur ini adalah jalur yang menghubungkan Teluk Persia dan juga Teluk Arab.

Nah ini adalah gambaran sedikit peta secara geografis betapa pentingnya Selat Hormuz ini untuk pergerakan logistik minyak dunia dan juga gas alam alias energi secara global. Karena di Selat Hormuz ini melintas lebih dari 20% arus logistik konsumsi minyak dunia dan juga sekitar sepertiga dari total keseluruhan pergerakan gas alam secara global. Gas alam cair atau yang biasa kita sebut dengan LNG. Inilah mengapa Selat Hormuz punya bargaining position yang cukup tinggi dan posisinya ada di Iran.

Ada satu lagi yang tidak kalah penting. Dan ini masih harus nantikan bagaimana negosiasinya yang berlangsung antara Donald Trump dan juga dari pemerintah Iran.

Karena seperti tadi kita dengar pernyataan yang disampaikan oleh Donald Trump, my whole life adalah negotiation. Semuanya nanti akan berujung pada negosiasi soal Selat Hormuz. Karena Selat Hormuz ini sangat rentan dengan ketegangan militer atau penutupan selat.


Selat Hormuz Chokepoint economy


Itu mungkin saja terjadi kalau seandainya ada perang yang terjadi secara berkelanjutan dan konflik ini tidak bisa selesai dengan jalur negosiasi. Dan ini adalah posisi yang cukup sempit hanya 33 sampai dengan 39 km lebarnya. Dan ini merupakan titik paling aman untuk dilintasi pergerakan minyak dan juga energi secara global.

Sumber: Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)