30 December 2025 12:06
Pascabanjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, kebutuhan air bersih menjadi persoalan utama warga karena sumur-sumur tercemar lumpur dan pasokan air terbatas. Untuk menjawab kondisi tersebut, Polri terus melakukan upaya percepatan pemulihan, salah satunya dengan membangun ratusan sumur bor.
Secara total, direncanakan sebanyak 300 titik sumur bor akan dibangun dan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan ini dilakukan di berbagai lokasi strategis mulai dari permukiman warga, masjid, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga lokasi pengungsian agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang, di mana sumur bor ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air bersih rumah sakit guna mendukung pelayanan dan perawatan pasien.
Hingga kini, Polri telah berhasil membangun 60 titik sumur bor. Proses pembangunan terus dikebut untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
"Sumur bor ini adalah bagian dari dukungan Kapolri untuk seluruh fasilitas umum maupun pribadi di Kabupaten. Kami sudah membangun 60 titik sumur bor, yang kami petakan dan juga berdasarkan permintaan langsung dari masyarakat yang datang ke Posko Polri di Aceh Tamiang," ujar Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 30 Desember 2025.
Selain fasilitas umum, pembangunan sumur bor juga dilakukan di pemukiman masyarakat seperti yang dibangun di Dusun Subur, Kampung Durian. Warga mengaku sangat terbantu.
Baca Juga :