16 July 2026 14:26
Indonesia tengah menyiapkan proyek strategis berskala besar berupa ekspor listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) ke Singapura. Proyek ramah lingkungan ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang masif dan diharapkan mampu memperkuat ketahanan fiskal serta meningkatkan devisa negara secara signifikan.
Berdasarkan analisis dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), rencana kapasitas ekspor listrik ini ditargetkan mencapai 3,4 Gigawatt (GW). Dengan kapasitas tersebut, total produksi listrik hijau yang dihasilkan diperkirakan mencapai 8,9 Terawatt-hour (TWh) setiap tahunnya.
Dari sisi komersial, harga jual listrik EBT ini diestimasikan berada pada rentang USD80 hingga USD120 per Megawatt-hour (MWh). Dengan perhitungan tersebut, potensi nilai ekspor yang bisa diraup Indonesia diproyeksikan mencapai angka USD700 juta hingga USD1,1 miliar.