15 March 2026 02:25
Di hari kiamat kelak, seluruh manusia mulai dari Nabi Adam AS hingga manusia terakhir akan berkumpul di satu tempat yang sangat luas bernama Padang Mahsyar.
Ustadz Das’ad Latif menceritakan betapa gentingnya suasana di Padang Mahsyar. Triliunan manusia digambarkan merasa sangat cemas menunggu status hukum mereka, apakah akan masuk surga atau neraka.
Dalam penantian yang panjang tersebut, sekelompok manusia mendatangi para nabi besar untuk meminta bantuan. Namun, secara mengejutkan, para nabi tersebut merasa enggan dan malu untuk menghadap Allah SWT karena mengingat kekurangan atau kesalahan kecil yang pernah mereka lakukan di dunia.
Nabi Adam AS merasa malu karena pernah memakan buah khuldi. Nabi Ibrahim AS merasa malu karena merasa pernah berbohong meski hanya sekali seumur hidup. Begitu pula dengan Nabi Nuh AS yang merasa malu karena putranya sendiri membangkang terhadap ajaran Allah.
| Baca juga: Apa Itu Kiamat Kubra? Ini Pengertian, Tanda-Tanda, dan Penjelasannya dalam Islam |