17 January 2026 08:30
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) verifikasi data kerusakan rumah pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Timur. Dalam upaya mempercepat penilaian dan verifikasi rumah warga yang terdampak banjir, BNPB melibatkan sedikitnya 220 mahasiswa lokal untuk turun langsung ke lapangan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, terdapat lebih dari 25.000 unit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir. Kerusakan tersebut tersebar luas di 24 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan Bimtek ini merupakan bentuk pendampingan BNPB terhadap pemerintah daerah setempat. Selain mahasiswa yang berdomisili di Aceh Timur, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
“Hari ini kita merekrut 220 mahasiswa dari semua perguruan tinggi yang berdomisili di Aceh Timur untuk diberikan bimbingan teknis. Harapannya, mereka akan terjun ke desa-desa terdampak untuk melakukan penilaian kerusakan rumah,” ujar Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah.
| Baca juga: 2 Bulan Pascabencana, 155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian |