Jemaah Haji ESQ Tours Kenali Potensi Diri Lewat Fasilitas Talent DNA

10 May 2026 23:48

Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, calon jemaah haji khusus ESQ Tours mendapatkan fasilitas unggulan berupa program Talent DNA. Program ini dirancang untuk membantu para jemaah mengenali potensi diri, kekuatan unik, hingga karakter bawah sadar mereka guna mencapai kesiapan mental dan spiritual yang lebih mendalam sebelum melaksanakan ibadah haji.

Talent DNA sendiri merupakan metode pemetaan talenta yang membedah tiga aspek utama manusia: Drive (dorongan/motif), Network (cara membangun relasi), dan Action (cara mengambil tindakan). Melalui tes ini, jemaah diajak untuk memahami fitrah perilaku yang telah diberikan oleh Sang Pencipta.

Pelatih spesialis Talent DNA ESQ Tours, Coach Zaki, menjelaskan bahwa program ini memiliki relevansi kuat dengan filosofi ibadah haji, khususnya fase Wukuf di Arafah. Menurutnya, Arafah memiliki makna "mengenal" (Ma'rifatun Nafsi).

"Talent DNA membantu kita 'Arafah' yakni mengenal diri. Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya. Dimensi pertama dalam haji adalah kenal dulu siapa kita, pola perilaku kita, dan bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain," ungkap Coach Zaki dikutip dari Newsline Metro TV, Minggu 10 Mei 2026.
 

Baca juga:
ESQ Tours Siagakan Tim Medis 24 Jam di Tanah Suci

Mengidentifikasi 'Blind Spot' Lewat Simulasi Muzdalifah

Menariknya, Coach Zaki menganalogikan hasil tes ini dengan tahapan haji lainnya. Dalam Talent DNA, tidak ada bakat yang negatif, tapi ada istilah blind spot (titik buta), yakni ketika sebuah talenta muncul secara berlebihan sehingga justru berdampak kurang baik.

Fase identifikasi blind spot ini diibaratkan seperti jemaah yang mencari batu di Muzdalifah. Setelah menyadari kelemahan atau hal yang berlebihan tersebut, jemaah diajak untuk melakukan "lontar jamrah" di Mina yakni melepaskan atau mengendalikan sifat-sifat negatif tersebut. Proses ini dilanjutkan dengan Tawaf dan Sa'i, di mana jemaah menyusun ulang kekuatannya untuk bertindak sesuai fitrah yang positif.

Jurnalis Metro TV, Rina Rahmadani, yang mencoba langsung fasilitas ini, mendapati hasil top talenta berupa Collaborator, Contextual, dan Energizer. Dari hasil tersebut, Coach Zaki membedah bahwa Rina adalah tipe orang yang suka berkolaborasi tapi selalu merujuk pada data masa lalu (Contextual), dengan energi yang tinggi (Energizer).

"Saya merasa seperti 'dibuka' ya, jadi lebih kenal diri sendiri. Ternyata dorongan saya adalah belajar dan kesetaraan," ujar Rina setelah melihat laporan Talent DNA-nya.

Fasilitas ini diharapkan dapat membuat jemaah mencapai kondisi Mabrur sebelum berangkat, yakni hati yang tenang karena telah memahami jati diri dan tujuan ibadahnya. Bagi masyarakat umum yang ingin mencoba, layanan ini dapat diakses melalui situs resmi ESQ Talent DNA.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)