27 August 2026 17:52
Untuk memastikan warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan kembali layanan listrik menjadi upaya penting untuk membantu warga yang menjadi korban bencana. Petugas PLN berjibaku melakukan upaya pemulihan agar listrik dapat menyala di lokasi yang terdampak gempa.
Petugas PLN terus melakukan pengecekan dan perbaikan untuk memastikan layanan listrik dapat menyala normal di wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Salah satunya di desa Ranaka, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Lokasi ini sempat gelap gulita pasca diguncang gempa pada 15 Agustus 2026. Ratusan rumah rusak dan pasokan listrik sempat putus total. Tak lama usai bencana terjadi, petugas PLN langsung berjibaku untuk memastikan warga terdampak mendapatkan penerangan.
Instalasi listrik yang sebelumnya porak poranda mulai tersambung dan lampu-lampu kembali menyala. Silfester, warga desa Ranaka menyebut, dua hari pascagempa masalah listrik di daerahnya sudah mulai teratasi. Penerangan di posko pengungsian pun kini mulai tercukupi.
“Waktu tanggal 15 pascagempa pertama itu listriknya padam sampai keesokan harinya. Setelah hari Minggunya, pihak PLN dari Ulumbu bekerja gesit, itu makanya listrik semua nyala, kecuali rumah-rumah yang roboh dan ambruk rata tanah itu paling yang belum menyala,” kata warga desa Ranaka, Silfester, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Kamis, 27 Agustus 2026.