Gunung Sinabung Siaga, Magma Terpantau Capai Permukaan

1 September 2026 16:41

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Level 2 (Waspada) menjadi Level 3 (Siaga). Peningkatan status ini diberlakukan menyusul erupsi yang terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, menyatakan aktivitas vulkanik gunung saat ini masih tergolong tinggi. Hal tersebut ditandai dengan terekamnya gempa tremor dan gempa vulkanik secara terus-menerus yang memicu pergerakan suplai magma dari perut bumi.

Visual dari sekitar puncak gunung juga menunjukkan adanya kemunculan titik api yang menandai pertumbuhan kubah lava baru.

"Dalam artian sudah adanya titik api di sekitaran puncak ini mengindikasikan magma sudah sampai ke permukaan," ungkap Armen dalam Breaking News, Metro TV, Selasa 1 September 2026. 
 



Meski ketinggian kolom erupsi saat ini menurun, hujan abu di sekitar Gunung Sinabung masih terus berlangsung. Sebaran abu vulkanik dominan bergerak ke arah timur dan tenggara, serta sebagian kecil ke arah selatan.

Menindaklanjuti peningkatan status ini, petugas menetapkan peta radius bahaya sejauh 3 kilometer dari puncak gunung secara radial, serta 6 kilometer secara sektoral ke arah timur dan tenggara.

Guna memaksimalkan mitigasi, Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung terus bersiaga 24 jam penuh. Seluruh instrumen pemantauan, mulai dari alat seismik, pemantau deformasi, hingga jaringan CCTV dipastikan berfungsi optimal tanpa gangguan material erupsi.

Frekuensi pelaporan informasi dan peringatan dini kepada masyarakat kini diperketat. Koordinasi terus diintensifkan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta pembaruan langsung yang bisa diakses warga melalui aplikasi Magma Indonesia.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X