Jakarta: Musim hujan tidak hanya membawa udara yang lebih sejuk dan curah air tinggi, tetapi juga memicu kemunculan sejumlah jenis hewan di sekitar lingkungan rumah. Kondisi tanah yang lembap dan meningkatnya ketersediaan air menjadi faktor utama yang membuat beberapa hewan lebih aktif terlihat di halaman, kebun, hingga area pemukiman. Kehadiran mereka kerap mengganggu kenyamanan, bahkan dalam beberapa kasus dapat menimbulkan risiko tertentu bagi penghuni rumah.
5 Hewan yang Sering Muncul Saat Musim Hujan
Melansir dari berbagai sumber, berikut lima jenis hewan yang paling sering muncul saat musim hujan tiba.
1. Cacing Tanah
Cacing tanah merupakan salah satu hewan yang paling mudah ditemui saat hujan turun. Kondisi tanah yang terlalu basah membuat kadar oksigen di dalam tanah berkurang. Akibatnya, cacing tanah keluar ke permukaan untuk bernapas. Hewan ini bernapas melalui kulitnya, sehingga membutuhkan lingkungan dengan kadar oksigen yang cukup. Itulah sebabnya, cacing tanah kerap terlihat di permukaan tanah atau di sekitar saluran air saat hujan deras.
2. Jangkrik
Suara jangkrik sering terdengar lebih nyaring saat
musim hujan. Fenomena ini berkaitan dengan perilaku jangkrik jantan yang menggunakan suara untuk menarik perhatian betina. Ketika hujan turun, suara lingkungan menjadi lebih bising. Untuk mengatasi hal tersebut, jangkrik jantan meningkatkan volume suaranya agar tetap terdengar oleh pasangannya. Inilah alasan mengapa suara jangkrik kerap terdengar lebih keras saat hujan.
3. Katak
Kemunculan katak juga identik dengan musim hujan. Air yang melimpah menciptakan kondisi ideal bagi katak untuk berkembang biak. Katak membutuhkan lingkungan yang basah dan aman agar telur-telurnya dapat menetas dengan baik. Selain itu, seperti jangkrik, katak juga lebih aktif mencari pasangan pada musim hujan, yang ditandai dengan suara khas yang sering terdengar di malam hari.
4. Kura-kura
Tidak banyak yang menyadari bahwa kura-kura juga lebih sering menampakkan diri saat
musim hujan. Sebagai hewan yang menyukai lingkungan lembap dan sejuk, kura-kura merasa lebih nyaman ketika tanah dalam kondisi basah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanah yang lunak dan lembap memudahkan kura-kura menggali sarang untuk bertelur. Oleh karena itu, musim hujan menjadi waktu yang ideal bagi kura-kura untuk beraktivitas di luar sarangnya.
5. Siput
Siput atau keong dikenal sebagai hewan yang mampu bertahan dalam kondisi hibernasi cukup lama. Namun saat musim hujan tiba, siput justru menjadi lebih aktif. Lingkungan yang lembap sangat mendukung aktivitas siput dalam mencari makanan, seperti jamur dan sisa-sisa tanaman. Tidak heran jika siput sering muncul di dinding, tanaman, atau permukaan tanah setelah hujan turun.
Musim hujan memang membawa perubahan besar pada ekosistem sekitar rumah. Memahami alasan kemunculan berbagai hewan ini dapat membantu masyarakat lebih waspada sekaligus menjaga kebersihan lingkungan agar tetap aman dan nyaman selama musim hujan berlangsung.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya dI
Metrotvnews.com.
(Adrian Bachtiar)