4.300 Orang Salat Iduladha Perdana di Masjid Al-Ikhlas PIK

30 May 2026 09:13

Ribuan umat Muslim memadati kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, untuk melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah. Momen ini menjadi sangat istimewa karena merupakan salat Iduladha perdana yang digelar di Masjid Al-Ikhlas PIK sejak masjid tersebut diresmikan pada Januari 2026 lalu.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, di mana sekitar 4.300 orang hadir memenuhi area masjid. Mengingat kapasitas bagian dalam masjid hanya mampu menampung 600 orang, jemaah pun meluap hingga ke halaman depan masjid demi menunaikan ibadah di kawasan ini.

Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, Eka Agus, mengungkapkan rasa bangganya melihat jumlah jemaah yang hadir. Hal ini melihat jumlah yang lebih banyak dibanding ketika salat Idulfitri.

"Ini adalah merupakan satu semangat kebersamaan, semangat beribadah dengan ketulusan, keikhlasan para jemaah di dalam menjalankan ibadah yang ada di Masjid Al-Ikhlas ini. Semoga harapannya semakin istikamah," ujar Eka yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Sabtu 30 Mei 2026.

Pelaksanaan salat Id kali ini juga menjadi cermin kuatnya toleransi antarumat beragama di kawasan PIK. Pihak penyelenggara mendapat dukungan penuh dari Yayasan Sinar Suci yang mengelola Klenteng Tian Fu Gong dan Si Mian Fo. Bentuk dukungan tersebut berupa pemasangan layar LED dan monitor tambahan di luar area masjid agar jemaah yang berada di halaman tetap bisa menyimak rangkaian ibadah dan khotbah dengan jelas.

Eka Agus menegaskan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan persaudaraan lintas agama di lingkungan Pantai Indah Kapuk.
 

Baca juga: Berbagai Instansi Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Fasilitas Modern

Ibadah salat dipimpin oleh Ustaz Muhammad Khairil Ikhsan, sementara khotbah disampaikan oleh Ustaz Abdul Jamil Wahab. Dalam pesan khotbahnya, jemaah diajak untuk merefleksikan makna mendalam dari Iduladha, yakni nilai keikhlasan, berserah diri kepada Tuhan, serta pentingnya tolong-menolong antar sesama manusia.

Semangat berbagi juga tercermin dari jumlah hewan kurban yang terkumpul di Masjid Al-Ikhlas, yakni sebanyak 35 ekor kambing dan 7 ekor sapi. Daging kurban tersebut nantinya akan didistribusikan kepada sekitar 2.000 mustahik (penerima manfaat).

Untuk menjaga amanah dan kualitas daging, proses pemotongan hewan kurban dilakukan bekerja sama dengan tenaga profesional. "Mudah-mudahan dalam pelaksanaannya nanti bisa diberikan kemudahan dan kelancaran. Di mana kita juga kerja sama dengan pemotong hewan yang profesional yang bisa amanah," tutup Eka Agus.

(Anggie Meidyana)