Ilustrasi freepik
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Niat dan Keutamaannya
Putri Purnama Sari • 13 October 2026 06:27
Jakarta: Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa sunah yang dianjurkan bagi umat Islam. Puasa ini dilaksanakan selama tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah, yakni tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan.
Istilah Ayyamul Bidh berasal dari bahasa Arab. Kata bidh berarti putih, sedangkan Ayyamul Bidh secara umum diartikan sebagai hari-hari putih. Nama tersebut berkaitan dengan kondisi bulan yang tampak terang pada malam-malam pertengahan bulan Hijriah.
Anjuran puasa Ayyamul Bidh salah satunya tercantum dalam hadis riwayat Tirmidzi. Rasulullah SAW berpesan kepada Abu Dzar agar berpuasa selama tiga hari setiap bulan, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Wahai Abu Dzar, apabila kamu berpuasa tiga hari setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.” (HR Tirmidzi)
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026
Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia 2026, puasa Ayyamul Bidh pada Oktober bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Jumadilawal 1448 H. Berikut jadwalnya:
- Sabtu, 24 Oktober 2026: 13 Jumadilawal 1448 H
- Minggu, 25 Oktober 2026: 14 Jumadilawal 1448 H
- Senin, 26 Oktober 2026: 15 Jumadilawal 1448 H
Dengan demikian, umat Islam dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada 24–26 Oktober 2026. Penetapan tanggal Hijriah dapat berbeda menurut metode kalender yang digunakan, sehingga umat Islam dapat menyesuaikannya dengan rujukan yang diikuti.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilafalkan sebagai berikut:

Nawaitu shauma ayyamil bidi sunnatan lillahi ta‘ala.
Artinya: “Saya niat berpuasa sunah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala.”
Niat pada dasarnya dilakukan di dalam hati. Untuk puasa sunah, niat dapat dilakukan pada siang hari sebelum waktu zawal atau sebelum matahari tergelincir ke barat, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Ketentuan ini perlu memperhatikan pendapat fikih yang diikuti.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang mengerjakannya. Selain menjadi bentuk ibadah sunah, puasa ini juga dapat melatih pengendalian diri dan meningkatkan ketakwaan.
1. Mendapatkan pahala seperti puasa sepanjang tahun
Salah satu keutamaan puasa tiga hari setiap bulan adalah pahala yang setara dengan berpuasa sepanjang tahun, berdasarkan perhitungan pelipatgandaan pahala amal kebaikan.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:

Artinya: “Puasa tiga hari setiap bulan adalah seperti puasa sepanjang masa.” (HR Bukhari dan Muslim)
2. Melatih pengendalian diri
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, serta perilaku dari perbuatan yang dilarang. Puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi sarana untuk membiasakan diri mengendalikan hawa nafsu dan menjaga sikap.
3. Meningkatkan ketakwaan dan kesabaran
Menjalankan puasa melatih umat Islam untuk bersabar dan mengendalikan keinginan. Kebiasaan berpuasa secara rutin juga dapat membantu menjaga konsistensi dalam beribadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
4. Menjadi perisai dari perbuatan maksiat
Dalam hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa merupakan perisai. Ibadah ini mengajarkan umat Islam untuk mengendalikan diri dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
5. Membiasakan amalan sunah secara rutin
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan selama tiga hari setiap bulan sehingga dapat menjadi kebiasaan ibadah yang teratur. Dengan menjalankannya secara konsisten, umat Islam memiliki kesempatan untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Puasa Ayyamul Bidh pada Oktober 2026 dapat dilaksanakan pada 24, 25, dan 26 Oktober. Selain mengejar pahala, ibadah ini juga menjadi sarana melatih kesabaran, pengendalian diri, dan kedisiplinan dalam menjalankan amalan sunah.
(Yaumil Tianri Rahmi)