Niat Puasa Daud, Lengkap dengan Keutamaan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Ilustrasi freepik

Niat Puasa Daud, Lengkap dengan Keutamaan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Putri Purnama Sari • 27 September 2026 04:18

Jakarta: Puasa Daud merupakan salah satu puasa sunah yang dianjurkan dalam Islam. Puasa ini dilakukan secara berselang-seling, yakni sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.

Puasa Daud dilakukan dengan meneladani kebiasaan Nabi Daud AS. Berbeda dengan puasa Ramadan yang memiliki waktu pelaksanaan tertentu, puasa Daud dapat diamalkan secara berkelanjutan sesuai kemampuan.

Keutamaan Puasa Daud

Puasa Daud memiliki sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang mengamalkannya. Berikut di antaranya:

1. Puasa yang Paling Dicintai Allah SWT

Puasa Daud disebut sebagai puasa yang paling dicintai Allah SWT. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: "Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud. Ia berpuasa sehari dan berbuka sehari." (HR Bukhari)

2. Termasuk Puasa Sunah yang Utama

Puasa Daud juga disebut sebagai salah satu puasa sunah yang utama. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW mengajarkan Abdullah bin Amr untuk menjalankan puasa dengan pola sehari berpuasa dan sehari berbuka.

Artinya: "Berpuasalah sehari dan berbukalah sehari. Itu adalah puasa Daud dan itu adalah puasa yang paling utama." (HR Bukhari)

3. Melatih Pengendalian Diri

Pola puasa yang dilakukan secara berselang-seling dapat menjadi latihan untuk mengendalikan hawa nafsu dan membangun kedisiplinan. Konsistensi menjalankan puasa juga dapat membantu seseorang belajar mengatur waktu makan dan menahan diri.

Manfaat Puasa Daud bagi Kesehatan

Pola puasa berselang seperti Puasa Daud juga dikaitkan dengan sejumlah potensi manfaat kesehatan. Namun, manfaat tersebut dapat berbeda pada setiap orang dan tidak menjadikan puasa sebagai pengganti pengobatan.

1. Membantu Penggunaan Cadangan Energi

Ketika tubuh tidak mendapat asupan makanan selama beberapa waktu, kadar insulin cenderung menurun dan tubuh mulai menggunakan cadangan energi, termasuk glikogen dan lemak. Kondisi ini juga dapat memengaruhi sejumlah proses metabolisme di dalam tubuh.

2. Membantu Menjaga Berat Badan

Puasa berselang berpotensi membantu menurunkan berat badan ketika asupan energi lebih rendah daripada energi yang digunakan tubuh. Selama berpuasa, tubuh dapat meningkatkan penggunaan cadangan lemak sebagai sumber energi.

Namun, pola makan pada hari tidak berpuasa tetap perlu diperhatikan. Konsumsi makanan secara berlebihan atau terlalu tinggi kalori dapat mengurangi manfaat tersebut.

3. Berpotensi Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Puasa berselang dapat memengaruhi kadar insulin dan pengaturan gula darah. Jika disertai pola makan yang seimbang, kondisi tersebut berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Meski demikian, puasa tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mencegah atau mengatasi diabetes.

4. Berpotensi Mengurangi Stres Oksidatif dan Peradangan

Sejumlah penelitian mengaitkan pola puasa dengan perubahan mekanisme tubuh yang berhubungan dengan stres oksidatif dan peradangan. Namun, dampaknya dapat berbeda pada setiap orang dan penelitian mengenai efek jangka panjangnya masih terus berkembang.

5. Berpotensi Mendukung Kesehatan Sel

Puasa juga dikaitkan dengan sejumlah mekanisme biologis yang berhubungan dengan pemeliharaan dan perbaikan sel. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan kaitan antara pembatasan asupan energi dan proses penuaan.

Namun, hasil penelitian pada hewan belum dapat langsung disamakan dengan manusia sehingga manfaat puasa terhadap umur panjang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Niat Puasa Daud

Nawaitu shauma dawuda sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala."

Setelah matahari terbenam, puasa diakhiri dengan berbuka. Selama menjalankannya, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, serta menjauhi perbuatan dosa.

Puasa Daud dapat menjadi sarana untuk melatih konsistensi dan pengendalian diri. Namun, kondisi tubuh dan kebutuhan nutrisi tetap perlu diperhatikan agar ibadah dapat dilakukan dengan baik tanpa mengabaikan kesehatan.

Tata Cara Puasa Daud

Puasa Daud dilakukan dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. Pada hari puasa, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

(Yaumil Tianri Rahmi)

(Putri Purnama Sari)