Senior Vice President of Business Sustainability Pertamina Wenny Ipmawan. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari.
Pertamina Kembangkan Bioetanol untuk Kurangi Impor Bensin
Andika Fauzan Azhari • 28 October 2026 20:56
Jakarta: Senior Vice President of Business Sustainability PT Pertamina (Persero) Wenny Ipmawan mengatakan pengembangan dan distribusi bioetanol pada akhirnya bertujuan untuk menggantikan bensin (gasoline) impor. Menurut dia, hal ini dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi di dalam negeri karena menggantikan minyak impor dengan produk lokal.
"Kita membangun pengadaan lahan, dan kemudian kita membangun pabriknya dan juga mendistribusikan bioetanol semacam ini, saya pikir tindakan semacam ini pada akhirnya akan menggantikan bensin," ujar Wenny dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.
Ia menyampaikan penggantian minyak impor dengan produk lokal khususnya dari singkong, tebu, dan bahan baku lainnya, akan memberikan perputaran nilai ekonomi yang lebih besar di tengah masyarakat Indonesia.
Selain menekan impor, pengembangan industri bioetanol ini juga berfokus pada penciptaan nilai tambah bagi bangsa, khususnya dalam memperkuat mata pencaharian dan kesejahteraan para petani.
(Ilustrasi bioetanol. Foto: Warstek.com)
Tingkatkan kesejahteraan petani
Wenny mengatakan, pembangunan pasar yang andal untuk komoditas seperti tebu, singkong, dan bahan baku lainnya dapat menciptakan pendapatan tambahan bagi masyarakat Indonesia.
"Bagaimana kita dapat menciptakan nilai bagi bangsa, khususnya bagi masyarakat Indonesia, kita dapat memperkuat penghidupan dan kemakmuran petani di Indonesia," tambah dia.
Dengan terbangunnya pasar yang stabil untuk berbagai bahan baku tersebut, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif berganda bagi perekonomian nasional secara menyeluruh.