Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mematangkan skenario pengamanan laga ASEAN Hyundai Cup (AFF) 2026 di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). ANTARA/HO-Polres Bogor
Polres Bogor Kerahkan 500 Personel Amankan Kegiatan Penyampaian Aspirasi
whis • 20 October 2026 08:19
Bogor: Polres Bogor, Jawa Barat, menyiapkan 500 personel untuk mengamankan penyampaian aspirasi dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Pengamanan mencakup sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor serta antisipasi pergerakan massa yang berencana menuju Jakarta.
Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kompol Wily Yulistiyo mengatakan, kepolisian menyiapkan dua skenario pengamanan untuk menghadapi kemungkinan aksi di wilayah setempat maupun keberangkatan peserta demonstrasi ke ibu kota.
"Untuk hari ini kita ada dua skenario. Ada beberapa unjuk rasa lokal di Bogor yang kita laksanakan pengamanan secara maksimal karena isu-isunya berkaitan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran," kata Wily di Bogor, seperti dilansir Antara, Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia menyebutkan, terdapat sekitar tiga rencana aksi unjuk rasa di Kabupaten Bogor. Lokasi yang menjadi perhatian meliputi kawasan pusat pemerintahan daerah, Kantor Dinas Kesehatan, dan Basarnas.
Meski demikian, rencana pelaksanaan demonstrasi masih dapat berubah. Sejumlah kelompok berpotensi membatalkan aksi apabila memperoleh kesempatan untuk melakukan audiensi dengan pihak terkait.
Polisi Awasi Perbatasan dan Stasiun
Selain menempatkan personel di lokasi demonstrasi, Polres Bogor memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah perbatasan. Titik yang menjadi perhatian antara lain Cileungsi, Cibinong, Parungpanjang, Tenjo, dan Parung.
Personel juga disiagakan di sejumlah stasiun kereta api untuk mengantisipasi keberangkatan massa menuju lokasi penyampaian aspirasi di Jakarta. Pengawasan tersebut turut menyasar pelajar yang berpotensi mengikuti aksi.
Wily mengatakan, hingga saat itu kepolisian belum menerima informasi mengenai kelompok dari Bogor yang akan berangkat ke Jakarta. Kendati demikian, langkah antisipasi tetap disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut.
"Kami belum mendapat informasi elemen dari Bogor yang akan ke Jakarta, tetapi tetap harus diantisipasi. Personel disiapkan di perbatasan, stasiun, dan beberapa titik lainnya," ujarnya.

Ilustrasi. Foto: Medcom
Pelajar Diimbau Kembali ke Rumah
Polres Bogor akan memberikan imbauan kepada pelajar yang ditemukan hendak mengikuti demonstrasi agar kembali ke rumah. Namun, apabila terdapat dugaan tindak pidana, seperti membawa senjata tajam atau bom molotov, kepolisian akan menanganinya sesuai ketentuan hukum.
"Kalau tidak ada unsur pidana, ya kita imbau untuk pulang," katanya.
Wily juga mengungkapkan pengalaman pengamanan demonstrasi pada Agustus 2025. Saat itu, kepolisian mendapati sekitar 190 orang yang hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti penyampaian aspirasi.
Untuk pengamanan kali ini, sekitar 500 personel disiapkan dari unsur Polres Bogor, kepolisian sektor (polsek) jajaran, dan Brigade Mobil (Brimob). Personel gabungan tersebut akan mendukung pengamanan di lokasi aksi serta sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian.