Komite Gaza Buka Rekrutmen Polisi Baru, 2.000 Orang Langsung Daftar

Komite Palestina yang didukung AS membuka rekrutmen polisi baru di Gaza, dan 2.000 orang langsung mendaftar. (Anadolu Agency)

Komite Gaza Buka Rekrutmen Polisi Baru, 2.000 Orang Langsung Daftar

Willy Haryono • 20 February 2026 14:35

Washington: Komite Palestina yang didukung Amerika Serikat untuk menangani Jalur Gaza pascaperang telah membuka pendaftaran anggota kepolisian baru pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam beberapa jam pertama, sekitar 2.000 warga Palestina dilaporkan mendaftar sebagai calon anggota polisi.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana transisi pemerintahan Gaza pascakonflik. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan kontribusi miliaran dolar untuk rekonstruksi Gaza dalam konferensi tingkat tinggi perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) di Washington.

Pemerintah AS juga mengusulkan pembentukan pasukan stabilisasi internasional (ISF) yang akan disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjaga keamanan wilayah tersebut.

Dikutip dari AsiaOne, Jumat, 20 Februari 2026, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) menyatakan rekrutmen terbuka bagi pria dan perempuan berusia 18 hingga 35 tahun, berdomisili di Gaza, tidak memiliki catatan kriminal, dan dalam kondisi fisik yang baik. Utusan khusus AS untuk proses tersebut, Nikolay Mladenov, mengatakan minat masyarakat sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka.

Mayor Jenderal Angkatan Darat AS Jasper Jeffers, yang ditunjuk memimpin ISF, mengatakan program jangka panjang menargetkan pembentukan dan pelatihan sekitar 12.000 personel kepolisian Gaza. Ia menilai pembentukan aparat keamanan baru menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan rencana perdamaian.

Sebelumnya, kantor berita Reuters melaporkan Hamas mengusulkan agar sekitar 10.000 polisi yang sebelumnya bertugas di bawah pemerintahannya dapat diintegrasikan ke dalam administrasi baru yang didukung AS.

Hamas saat ini disebut masih menguasai sebagian wilayah Gaza pascagencatan senjata Oktober, sementara sebagian wilayah lainnya berada di bawah kendali militer Israel.

NCAG menyatakan pihaknya menghormati aparat yang tetap bertugas melayani masyarakat selama konflik, namun belum memastikan apakah personel lama akan direkrut kembali. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan pihaknya berharap komite baru dapat memanfaatkan personel yang memenuhi syarat tanpa mengabaikan hak mereka.

Rencana perdamaian yang terdiri dari 20 poin kini memasuki fase kedua, termasuk penyerahan pemerintahan Gaza kepada NCAG yang beranggotakan 15 orang dan dipimpin Ali Shaath. Israel menolak keterlibatan Hamas dalam struktur pemerintahan Gaza di masa depan.

Konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza. Otoritas kesehatan setempat melaporkan lebih dari 72.000 warga Palestina tewas, sementara Israel menyatakan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan lebih dari 250 orang disandera. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Dewan Perdamaian Kerahkan Polisi dan Tentara Bantu Rekonstruksi Gaza

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)