Ilustrasi: Pexels
Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah dan Bencana, Arab, Latin, dan Artinya
Riza Aslam Khaeron • 8 September 2026 07:00
Jakarta: Bencana alam dapat terjadi sewaktu-waktu dan membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi sejak Jumat, 4 September 2026 malam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau mulai teramati sekitar pukul 23.07 WIB, ditandai dengan suara gemuruh atau dentuman serta fenomena air mancur lava (lava fountain). Sebaran abu vulkaniknya bahkan sempat mengganggu aktivitas penerbangan dan berdampak pada sejumlah wilayah di sekitar Selat Sunda.
Berdasarkan hasil evaluasi Badan Geologi pada Senin, 7 September 2026, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih ditetapkan pada Level III (Siaga).
Dalam menghadapi ancaman bencana, masyarakat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan sesuai dengan potensi risiko bencana setempat. Bagi umat Islam, upaya lahiriah tersebut hendaknya disempurnakan dengan ikhtiar batiniah melalui doa memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah Swt.
Dalam ajaran Islam, bala bermakna musibah, malapetaka, maupun ujian hidup. Berdoa menjadi sarana permohonan hamba agar senantiasa dijauhkan dari malapetaka serta dilimpahi keselamatan di dunia maupun akhirat.
Berikut adalah sejumlah doa tolak bala agar terhindar dari musibah dan bencana yang dapat diamalkan, sebagaimana dihimpun oleh NU Online.
1. Doa Perlindungan dari Berbagai Bencana
Doa pertama memuat permohonan perlindungan kepada Allah Swt. dari beragam bahaya fisik, seperti tertimpa reruntuhan, jatuh dari tempat tinggi, tenggelam, hingga bencana kebakaran..jpg)
Allahumma inni a'udzu bika minal hadmi, wa a'udzu bika minat taraddi, wa a'udzu bika minal gharqi wal hariqi, wa a'udzu bika an yatakhabbathanisy syaithanu 'indal mauti, wa a'udzu bika an amuta fi sabilika mudbiran, wa a'udzu bika an amuta ladighan.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika menjelang kematian. Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.”
Doa tersebut tercantum dalam kumpulan doa perlindungan dari berbagai bencana yang dihimpun NU Online.
2. Doa Selamat dan Tolak Bala
Umat Islam juga disunahkan membaca doa permohonan agar dibukakan pintu kebaikan, keberkahan, kesehatan, serta keselamatan, sekaligus dihindarkan dari berbagai marabahaya di dunia..jpg)
Allahumma-ftah lana abwabal khair, wa abwabal barakah, wa abwaban ni'mah, wa abwabar rizqi, wa abwabal quwwah, wa abwabas shihhah, wa abwabas salamah, wa abwabal 'afiyah, wa abwabal jannah. Allahumma 'afina min kulli bala'id dunya wa 'adzabil akhirah, washrif 'anna bi haqqil Qur'anil 'azhim wa nabiyyikal karim syarrad dunya wa 'adzabal akhirah. Ghafarallahu lana wa lahum bi rahmatika ya arhamar rahimin. Subhana rabbika rabbil 'izzati 'an ma yashifun, wa salamun 'alal mursalin, wal hamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya: “Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, keberkahan, kenikmatan, rezeki, kekuatan, kesehatan, keselamatan, afiyah, dan surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur'an yang agung dan derajat nabi-Mu yang mulia. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Pengasih. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari apa yang mereka sifatkan. Keselamatan bagi para rasul dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.”
3. Doa agar Terhindar dari Kezaliman
Doa berikut bersumber dari Surat Yunus ayat 85–86 yang memuat permohonan keselamatan dan perlindungan Allah Swt. dari ancaman kezaliman.'
.jpg)
Alallahi tawakkalna, rabbana la taj'alna fitnatal lil-qaumidh-zhalimin, wa najjina birahmatika minal-qaumil-kafirin.
Artinya: “Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir.”
4. Doa saat Terjadi Gempa Bumi
Ketika menghadapi fenomena alam yang mengkhawatirkan seperti gempa bumi, umat Islam dianjurkan berdoa memohon kebaikan dari peristiwa tersebut dan dihindarkan dari dampak buruknya. Doa ini berbunyi:.jpg)
Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira ma fiha, wa khaira ma arsalta bihi, wa a'udzubika min syarriha, wa syarri ma fiha wa syarri ma arsalta bihi.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengannya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan atas apa yang Engkau kirimkan dengannya.”
5. Doa saat Hujan Dikhawatirkan Menimbulkan Banjir
Curah hujan yang sangat tinggi berpotensi memicu bencana seperti banjir dan tanah longsor. Saat hujan dikhawatirkan membawa kemudaratan, berikut doa yang dapat dipanjatkan:.jpg)
Allahumma hawalaina wa la 'alaina. Allahumma 'alal akami wal jibali, wadh dhirabi, wa buthunil awdiyati, wa manabitisy syajar.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami yang membawa berkah, bukan di atas kami yang membawa mudarat. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”
6. Doa saat Melihat Pertanda Buruk
Doa ini berisi pengakuan tulus bahwa segala kebaikan dan perlindungan murni bersumber dari Allah Swt., serta tidak ada daya maupun kekuatan tanpa pertolongan-Nya..jpg)
Allahumma la ya'ti bil hasanati illa anta, wa la yadzhabu bis sayyi'ati illa anta, wa la haula wa la quwwata illa billah.
Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali Engkau dan tidak ada yang dapat menghilangkan keburukan kecuali Engkau. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Doa merupakan bagian penting dari ikhtiar spiritual umat Islam saat menghadapi bencana. Namun, ikhtiar batin tersebut harus berjalan seiring dengan langkah mitigasi konkret, seperti mematuhi imbauan otoritas kebencanaan, menjauhi zona bahaya, serta memantau perkembangan informasi resmi secara berkala.