Kemenhut Cek Eksekusi Perintah Presiden terkait Penanganan Karhutla Jambi

Menhut Raja Juli Antoni saat menggelar rapat bersama Satgas Karhutla di Jambi. Foto: ANTARA/Nanang Mairiadi.

Kemenhut Cek Eksekusi Perintah Presiden terkait Penanganan Karhutla Jambi

Fachri Audhia Hafiez • 25 August 2026 21:31

Jambi: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan mengevaluasi sekaligus mempercepat eksekusi seluruh instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Khususnya di Provinsi Jambi.

“Saya nanti akan cek kira-kira apa perintah beliau yang belum terlaksanakan. Ya nanti satu per satu kita akselerasi agar, beliau selalu katakan, rapat itu produktif, jangan omon-omon saja. Jadi apa yang diperintahkan, kita laksanakan,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Daops Manggala Agni Jambi, dilansir Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.

Rapat koordinasi strategis tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Kepala Kejati Jambi Sugeng Hariadi, serta Kepala BMKG Provinsi Jambi Tri Agus Pramono.

Raja Juli menjelaskan bahwa peninjauan langsung ke daerah merupakan perintah Kepala Negara. Hal ini guna memastikan setiap arahan kepada kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah benar-benar diimplementasikan secara konkret di tingkat tapak.

"Kemarin Pak Presiden ke Kalimantan Barat sebelumnya, kemudian beliau perintahkan saya untuk mengecek kembali apakah perintah-perintah yang beliau sampaikan baik kepada K/L (Kementerian/Lembaga) di pusat maupun di daerah sudah diimplementasi atau belum, sudah dieksekusi atau belum,” kata Raja Juli.


Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah). Foto: Dok. Kemenhut.

Menhut menekankan pentingnya sinergi lintas instansi, mulai dari TNI, Polri, BNPB, BMKG, Manggala Agni Kemenhut, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk menghadirkan kerja nyata penanggulangan karhutla di lapangan.

“Jangan ragu pemerintah hadir di lapangan. Kita berkomitmen untuk bekerja keras semua terjun ke lapangan tapi tentu seperti yang dikatakan doa juga penting,” kata Raja Juli.

(Gabriella Thesa Widiari)