Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kiri) saat meninjau kebakaran lahan gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Foto: ANTARA/Agus Suprayitno.
Menhut Ungkap Fokus Instruksi Presiden Prabowo terkait Penanganan Karhutla
Fachri Audhia Hafiez • 25 August 2026 21:07
Jambi: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pergerakannya meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah merupakan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. Meskipun tidak mendampingi kunjungan kerja Kepala Negara secara langsung.
“Komunikasi saya sebagai pembantu presiden dengan Bapak Presiden berjalan dengan baik. Beliau bos yang komunikatif. Saya turun ke Riau, Sumsel, Kalteng, Kalsel, Kalbar dan hari ini di Jambi ada seizin dan atas perintah beliau,” tegas Raja Juli di Jambi, dikutip dari Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons pertanyaan insan pers terkait absennya Menhut dalam rombongan kunjungan Presiden ke Sumatra dan Kalimantan. Raja Juli menjelaskan bahwa agenda Presiden saat ini pada penguatan dukungan teknis TNI-Polri.
Raja Juli mengaku tetap diutus untuk memantau implementasi instruksi penanganan karhutla di wilayah-wilayah rawan secara langsung. Langkah ini dilakukan guna memastikan upaya pencegahan bencana kabut asap berjalan optimal di tingkat tapak.
Ia menambahkan, fokus utama Kepala Negara saat ini adalah penambahan alokasi personel di lapangan serta pemenuhan armada udara, seperti helikopter water bombing. Oleh sebab itu, Panglima TNI dan Kapolri diinstruksikan untuk mendampingi langsung peninjauan tersebut.
"Seperti yang sudah dijelaskan Bapak Mensesneg (Prasetyo Hadi) kepada media bahwa kunjungan Bapak Presiden ke Kalimantan dan Sumatra fokus untuk menambah kekuatan penambahan personel dan peralatan seperti heli untuk water bombing dan sebagainya. Dan oleh karena itu Bapak Panglima TNI dan Kapolri yang diajak dalam rombongan,” kata Raja Juli.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah). Foto: Dok. Kemenhut.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Karena kedua menteri tersebut sebelumnya telah turun langsung ke daerah terdampak.
"Itu kebetulan karena beberapa kali juga Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatra Selatan, Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung ke mari, ke Sumatra Selatan. Jadi, ini hanya kebetulan saja," kata Prasetyo di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan, dilansir Antara, Senin, 24 Agustus 2026.