Prabowo Terima Kunjungan Menhan Australia, Bahas Isu Penting Kawasan

Presiden Prabowo Subianto bertukar obrolan dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles. Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Prabowo Terima Kunjungan Menhan Australia, Bahas Isu Penting Kawasan

Fachri Audhia Hafiez • 12 March 2026 14:17

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penguatan kemitraan strategis serta mencerminkan kedekatan hubungan personal antara kedua tokoh tersebut.

"Presiden Prabowo Subianto menerima sahabat lamanya yang juga Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya yang dikutip di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 12 Maret 2026.
 


Teddy menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung penuh keakraban. Selain bernostalgia sebagai kolega lama, keduanya juga terlibat dalam diskusi mendalam mengenai berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama bagi kedua negara di kawasan.

"Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban menegaskan hubungan pribadi yang erat antara kedua pemimpin," lanjut Teddy.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Hubungan erat antara Presiden Prabowo dan Richard Marles diketahui telah terbangun sejak tahun 2022, saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Komunikasi intensif ini sebelumnya telah membuahkan hasil signifikan, salah satunya penandatanganan Defence Cooperation Agreement (DCA) pada Agustus 2024.

Kerja sama tersebut mencakup perluasan latihan militer bersama, dialog strategis, hingga peningkatan kolaborasi dalam bidang pendidikan militer. Pertemuan di Kertanegara ini diharapkan semakin memperdalam rasa saling percaya (trust) antara Indonesia dan Australia dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)