Iran Kecam Tuduhan Jerman soal Memasang Ranjau di Selat Hormuz

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei. (Anadolu Agency)

Iran Kecam Tuduhan Jerman soal Memasang Ranjau di Selat Hormuz

Willy Haryono • 7 July 2026 15:18

Teheran: Iran mengecam keras tuduhan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul yang menuduh Teheran memasang ranjau di Selat Hormuz. Pemerintah Iran bahkan menuding Berlin ikut terlibat dalam agresi terhadap rakyat Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyebut pernyataan Wadephul mengenai Selat Hormuz sebagai sesuatu yang "sangat memalukan."

"Retorika Menteri Luar Negeri Jerman mengenai Selat Hormuz benar-benar memalukan," tulis Baghaei melalui platform media sosial X yang dikutip Anadolu Agency, Selasa, 7 Juli 2026.

Baghaei menyebut tuduhan bahwa Iran secara ilegal menanam ranjau di jalur pelayaran internasional sebagai "distorsi realitas yang mengerikan." Ia juga mengatakan Jerman harus dimintai pertanggungjawaban atas apa yang disebutnya sebagai peran Berlin dalam agresi militer terhadap Iran.

"Jerman harus menanggung konsekuensi besar atas partisipasi aktifnya dalam kejahatan agresi," kata Baghaei.

Ia turut menuduh Berlin bertanggung jawab atas "kejahatan perang terhadap rakyat Iran."

"Tidak ada retorika ofensif yang dapat membebaskan rezim Berlin dari tanggung jawab atas perannya dalam perang ilegal ini," tambah Baghaei.

Sebelumnya pada Senin lalu, dalam wawancara dengan harian Handelsblatt, Wadephul menuduh Iran telah secara melawan hukum memasang ranjau di jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Baghaei juga menyatakan Teheran harus menanggung biaya setiap operasi pembersihan ranjau yang kelak dilakukan negara-negara Eropa di kawasan tersebut.

Baca juga:  Menlu Jerman Tuduh Iran Pasang Ranjau di Selat Hormuz

(Willy Haryono)